Piala AFF Masih di Luar Kalender FIFA, John Herdman Tanpa Pemain Tier Satu Timnas Indonesia
- Cremonese Official
Jakarta, tvOnenews.com - Turnamen Piala AFF 2026 yang digelar pada Agustus mendatang kembali menjadi sorotan. Bukan hanya karena gengsi kawasan Asia Tenggara, tetapi juga karena statusnya yang masih berada di luar kalender resmi FIFA.
Kondisi ini membuat Timnas Indonesia hampir pasti tidak akan diperkuat para pemain tier satu dan dua yang berkarier di klub-klub besar, khususnya yang merumput di luar negeri.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memahami betul tantangan tersebut. Menurutnya, turnamen yang berlangsung pada Juli dan Agustus memiliki karakter yang berbeda dibanding ajang di kalender FIFA.
Para pemain inti yang menjadi tulang punggung tim nasional umumnya terikat komitmen bersama klub masing-masing, sehingga sulit dilepas.
“Turnamen di bulan Juli dan Agustus itu sesuatu yang berbeda. Akan sulit membawa pemain tier satu dan dua karena mereka punya komitmen dengan klub dan itu di luar kalender FIFA,” ujar John Herdman.
Namun, kondisi ini justru dipandang John Herdman sebagai peluang strategis. Mantan pelatih Timnas Kanada itu menilai Piala AFF bisa menjadi ajang penting untuk mengukur kedalaman skuad Garuda secara menyeluruh. Tanpa kehadiran pemain bintang, ia memiliki ruang lebih luas untuk mengeksplorasi potensi pemain lokal dan talenta muda yang selama ini minim kesempatan tampil.
“Ini penting untuk melihat seberapa dalam kolam talenta Indonesia. Banyak pemain yang tidak mendapat kesempatan di Maret atau Juni saat kalender FIFA, dan sekarang mereka bisa tampil dengan skala turnamen yang besar,” jelasnya.
John Herdman juga menegaskan bahwa struktur Piala AFF sangat ideal bagi dirinya yang masih terbilang baru menangani Timnas Indonesia. Ia bisa melakukan eksperimen, membangun fondasi tim, sekaligus menilai mental dan kualitas pemain dalam atmosfer kompetitif.
“Sebagai pelatih baru, struktur turnamen ini sempurna. Anda dipaksa menggunakan kolam pemain yang lebih besar,” katanya.
Ia pun membandingkan situasi ini dengan pengalamannya di kawasan CONCACAF, khususnya saat menangani Kanada di ajang Gold Cup. Pada turnamen tersebut, Kanada juga sering tampil tanpa pemain bintang seperti Alphonso Davies atau Jonathan David.
Load more