GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

Simak 3 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tersingkir di era John Herdman akibat tuntutan fisik, menit bermain, dan persaingan ketat.
Kamis, 1 Januari 2026 - 09:59 WIB
Penyerang diaspora Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra
Sumber :
  • Instagram/@maurozijlstra

tvOnenews.com - Gelombang perubahan besar diprediksi akan menyapu skuad Timnas Indonesia seiring kabar penunjukan John Herdman sebagai pelatih anyar Garuda.

Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu disebut-sebut akan diperkenalkan PSSI pada awal Januari 2026, dengan kontrak jangka menengah yang mencerminkan proyek serius jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herdman dikenal luas sebagai sosok pelatih berstandar tinggi.

Disiplin taktik, intensitas permainan, serta kebugaran fisik menjadi fondasi utama filosofi kepelatihannya.

Tak heran, kehadirannya langsung memunculkan spekulasi: siapa saja pemain yang berpotensi tersingkir karena tak lagi sesuai dengan kebutuhan tim?

Berikut tiga nama pemain Timnas Indonesia yang posisinya diprediksi rawan di bawah kepemimpinan John Herdman.

1. Stefano Lilipaly – Usia dan Tuntutan Fisik

Stefano Lilipaly dan Patrick Kluivert
Stefano Lilipaly dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • instagram/stefanolilipaly

Stefano Lilipaly masih menunjukkan kualitas teknik yang mumpuni bersama Dewa United.

Namun, usia 35 tahun menjadi tantangan besar jika dikaitkan dengan gaya main Herdman yang menuntut intensitas tinggi selama 90 menit penuh.

Herdman dikenal mengusung sepak bola modern yang mengandalkan pressing agresif dan mobilitas konstan.

Kriteria ini membuat pemain senior seperti Lilipaly berada dalam posisi sulit, meski pengalaman dan visi bermainnya tak diragukan.

Situasi ini sejatinya bukan hal baru. Di era Shin Tae-yong, Lilipaly juga sempat terpinggirkan karena pertimbangan fisik untuk level internasional.

Jika Herdman konsisten dengan filosofi “sepak bola lari”-nya, peluang Lilipaly kembali menjadi pilihan utama Garuda tampaknya semakin menipis.

2. Mauro Zijlstra – Kurang Jam Terbang

Mauro Zijlstra dalam latihan Timnas Indonesia U-22
Mauro Zijlstra dalam latihan Timnas Indonesia U-22
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Nama Mauro Zijlstra juga masuk dalam daftar pemain yang rawan dicoret.

Penyerang muda ini dinilai belum memenuhi salah satu syarat mutlak John Herdman: menjadi pemain inti di klub masing-masing.

Hingga pertengahan musim 2025/2026, Zijlstra belum mampu menembus tim utama FC Volendam dan lebih sering bermain di level U-21.

Meski sempat mencetak gol di kompetisi usia muda, minimnya menit bermain di level senior menjadi catatan serius.

Performa Zijlstra bersama Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025 pun dinilai belum cukup meyakinkan. 

Jika situasi ini berlanjut dan ia tak segera mendapat kepercayaan di klubnya, posisinya di Timnas senior sangat mungkin tergeser oleh penyerang lain yang lebih matang dan siap tempur.

3. Egy Maulana Vikri – Mulai Tersisih di Level Klub

Egy Maulana Vikri dicoret dari Timnas Indonesia
Egy Maulana Vikri dicoret dari Timnas Indonesia
Sumber :
  • Antara

Egy Maulana Vikri juga tak sepenuhnya aman menyambut era baru Timnas Indonesia.

Meski masih menjadi bagian dari Dewa United, menit bermain Egy di kompetisi domestik terbilang terbatas.

Sepanjang musim ini, kontribusi terbaik Egy justru datang di ajang AFC Challenge League, sementara di liga domestik ia kerap kalah bersaing dan belum menjadi pilihan utama.

Dalam konteks Herdman, kondisi ini menjadi alarm bahaya.

Pelatih yang pernah membawa Kanada tampil di Piala Dunia itu dikenal selektif dan sangat mempertimbangkan konsistensi pemain di klub.

Jika Egy tak mampu mengamankan posisi inti dan meningkatkan kontribusinya, peluangnya bertahan di skuad utama Garuda bisa semakin mengecil.

Kedatangan John Herdman menandai dimulainya era baru Timnas Indonesia.

Perombakan skuad hampir pasti terjadi, sejalan dengan visi PSSI membangun tim yang kompetitif di level Asia dan berkelanjutan lintas kelompok usia.

Bagi para pemain, Januari 2026 bukan sekadar pergantian pelatih, melainkan awal dari seleksi alam yang ketat.

Hanya mereka yang mampu memenuhi standar fisik, taktik, dan mentalitas tinggi yang akan bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaannya kini bukan siapa yang pernah berjasa, melainkan siapa yang paling siap beradaptasi dengan tuntutan sepak bola modern ala John Herdman.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT