News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Thom Haye dan Jay Idzes Bakal Lebih Sering Bela Timnas Indonesia, AFC Resmi Gulirkan Nations League dan Masuk Kalender FIFA

AFC resmi memperkenalkan ajang AFC Nations League. Kompetisi ini dirancang sebagai turnamen khusus di kawasan Asia dan akan melibatkan Timnas Indonesia.
Minggu, 21 Desember 2025 - 20:04 WIB
Timnas Indonesia Vs Arab Saudi
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi memperkenalkan ajang anyar bertajuk AFC Nations League. Kompetisi ini dirancang sebagai turnamen khusus tim nasional di kawasan Asia dan akan melibatkan Timnas Indonesia pada pelaksanaannya nanti.

Kehadiran AFC Nations League disebut sebagai terobosan penting dalam sistem kompetisi internasional di Asia. Turnamen ini diharapkan mampu menghadirkan pertandingan yang lebih terstruktur, terjadwal, serta memiliki tingkat persaingan yang lebih merata bagi seluruh peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan resminya, AFC menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang mereka. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi sepak bola nasional di setiap negara anggota.

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan AFC untuk meningkatkan peluang pengembangan bagi Asosiasi Anggota (Member Associations/MA) serta membangun kerangka pertandingan internasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan," tulis laman resmi AFC, Minggu (21/12/2025).

Selama ini, banyak tim nasional di Asia menghadapi kesulitan dalam mencari lawan uji coba yang sepadan. Situasi tersebut kerap berdampak pada kualitas pertandingan internasional yang dijalani masing-masing negara.

Selain faktor teknis, persoalan biaya operasional juga menjadi tantangan serius. Tidak sedikit laga internasional yang digelar dengan pengeluaran besar, namun minim nilai kompetitif bagi perkembangan tim.

Melalui AFC Nations League, konfederasi ingin menjawab persoalan tersebut secara sistematis. AFC berharap setiap pertandingan yang dimainkan memiliki makna, baik dari sisi pembinaan maupun persaingan antartim.

Rencananya, laga-laga dalam AFC Nations League akan masuk ke dalam kalender resmi FIFA. Pada tahap awal, kompetisi ini dijadwalkan mulai bergulir pada jendela internasional bulan Maret tahun depan.

Konsep serupa sebenarnya sudah lebih dulu diterapkan di kawasan Eropa. AFC menilai format tersebut relevan untuk diadaptasi di Asia dengan sejumlah penyesuaian sesuai karakter dan kebutuhan regional.

"Kompetisi yang diusulkan ini bertujuan memastikan terselenggaranya pertandingan internasional yang reguler dan bermakna selama jendela FIFA, mendorong keseimbangan kompetitif melalui pertemuan tim dengan level setara, meningkatkan efisiensi biaya melalui koordinasi terpusat, serta menyediakan jalur progresi yang lebih jelas bagi tim nasional," tulis laman resmi AFC.

Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor, menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci dari pembentukan kompetisi ini. Menurutnya, setiap negara berhak mendapatkan kesempatan bertanding secara adil dan berkualitas.

Ia menilai kalender pertandingan yang lebih stabil akan sangat membantu program jangka panjang tim nasional. Dengan demikian, federasi di tiap negara dapat menyusun perencanaan yang lebih matang.

Tak hanya berdampak pada aspek teknis, AFC Nations League juga diproyeksikan membawa efek positif dari sisi komersial. AFC melihat adanya potensi ketertarikan besar dari sponsor dan mitra siar terhadap format kompetisi baru ini.

“AFC Nations League merupakan langkah penting dalam komitmen berkelanjutan kami untuk mendukung pengembangan 47 Asosiasi Anggota AFC. Dengan menghadirkan platform kompetisi yang terstruktur pada jendela pertandingan internasional FIFA, disertai stabilitas kalender yang lebih baik dan insentif olahraga yang jelas, kami bertujuan memastikan akses yang konsisten terhadap pertandingan berkualitas tinggi sekaligus mengatasi tantangan logistik dan biaya yang dihadapi tim nasional," kata Datuk.

“Selain manfaat olahraga, kami juga melihat minat yang kuat dan permintaan yang terus meningkat dari mitra komersial terhadap kompetisi bergaya Nations League," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan diluncurkannya AFC Nations League, peta persaingan tim nasional Asia diprediksi akan mengalami perubahan signifikan. Turnamen ini diharapkan menjadi panggung baru yang mendorong peningkatan kualitas sepak bola Asia, termasuk bagi Timnas Indonesia di level internasional.

(igp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT