News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lawan Iran, Pelatih Timnas Indonesia Minta Garuda INAF Tampil Habis-habisan di Laga Penentu Menuju Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, meminta anak asuhnya tampil habis-habisan pada laga melawan Iran di Piala Asia Amputasi 2025. Sebab, laga itu akan menjadi penentu Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Senin, 10 November 2025 - 18:19 WIB
Timnas Amputasi Indonesia membantai Suriah 5-0 dalam laga pembuka Piala Asia Amputasi 2025 di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/YU

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, meminta anak asuhnya tampil habis-habisan pada laga melawan Iran di Piala Asia Amputasi 2025. Sebab, laga itu akan menjadi penentu Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Garuda INAF -julukan Timnas Amputasi Indonesia- akan menghadapi Iran di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (13/11). Itu merupakan pertandingan terakhir Grup A Piala Asia Amputasi 2025 yang akan menentukan nasib mereka ke Piala Dunia Amputasi 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Timnas Indonesia menang 5-0 atas Suriah pada laga pertama dan kalah 0-1 dari Irak pada laga kedua. Hasil itu membuat Garuda INAF harus rela turun ke posisi kedua Grup A dengan tiga poin, digeser oleh Irak yang memiliki empat angka.

Timnas Indonesia saat melawan Irak di Piala Asia Amputasi 2025
Timnas Indonesia saat melawan Irak di Piala Asia Amputasi 2025
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan/nz.

 

Nasib Indonesia untuk lolos ke babak gugur Piala Asia Amputasi 2025 dan juga lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026 pun akan ditentukan saat melawan Iran. Nantinya, empat tim terbaik di ajang tersebut akan lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026 di Kosta Rika.

Jelang melawan Iran, Syahrul Ase meminta anak asuhnya tampil habis-habisan dan permainan terbaik pada laga melawan Iran. Dia ingin anak asuhnya meraih kemenangan demi bisa melaju ke Piala Dunia tahun depan.

"Paling enggak kami harus all-out menampilkan yang terbaik. Yang jelas, kemenangan lawan Iran adalah pintu kami untuk lolos ke Piala Dunia. Yang jelas kami akan tampilkan yang terbaik juga lawan Iran," kata Syahrul, dikutip dari ANTARA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Syahrul menilai pertandingan kontra Irak sejatinya sudah berjalan baik untuk Indonesia, meski tidak dengan hasilnya. Gol kemenangan Irak pada pertandingan tercipta pada akhir babak pertama melalui tendangan keras pemain nomor punggung 9 bernama Abdullah.

"Alhamdulillah pertandingan berjalan dengan baik, walaupun hasilnya tidak maksimal untuk kita. Tapi kami juga sebagai tim, apresiasi juga di tim Irak. Karena mereka juga, kami juga kaget mereka bisa menampilkan yang terbaik," jelas Syahrul.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT