Top 3: Erick Thohir Dapat Masukan dari Kelompok Suporter Soal Pelatih Baru, Netizen Dunia Pasang Badan untuk Indonesia Tolak Atlet Israel, Anak Asuh Nova Arianto Disebut Media Vietnam akan...
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
tvOnenews.com - Dinamika di tubuh PSSI pasca pemecatan Patrick Kluivert, di mana Erick Thohir mulai membuka ruang dialog dengan kelompok suporter terkait calon pelatih baru Timnas Indonesia.
Kedua, keputusan Indonesia menolak kedatangan atlet Israel dalam ajang Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta yang memicu ketegangan diplomatik dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC), namun justru mendapat dukungan besar dari netizen dunia.
Ketiga, sorotan media Vietnam, The Thao247, terhadap perjuangan Timnas U-17 di bawah asuhan Nova Arianto yang disebut menunjukkan perkembangan menjanjikan meski baru saja kalah dari Paraguay U-17.
Ketiga isu ini menggambarkan perjalanan sepak bola Indonesia yang tengah menghadapi tantangan besar, baik di ranah internal, diplomasi olahraga, maupun pembinaan usia muda.
Perpaduan antara tekanan publik, diplomasi politik, dan harapan masa depan ini menjadi refleksi kompleksitas olahraga Indonesia saat ini. Di satu sisi, PSSI sedang berusaha memperbaiki sistem kepelatihan dan komunikasi dengan suporter agar Timnas kembali ke jalur prestasi.
Di sisi lain, pemerintah mengambil sikap tegas dalam isu internasional yang bersinggungan dengan prinsip politik luar negeri bebas-aktif, dan generasi muda sepak bola Tanah Air terus berjuang membuktikan kualitasnya di level global.
Berikut rangkuman lengkap dari tiga topik utama soal Timnas Indonesia hari ini.
1. Erick Thohir Dapat Masukan dari Suporter, Pelatih Baru Timnas Diharapkan Jadi Harapan Baru
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melakukan pertemuan dengan kelompok suporter Ultras Garuda Indonesia pada Sabtu (25/10).
Dalam pertemuan itu, ia menerima banyak kritik dan masukan terkait performa Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Erick menyebut langkah ini sebagai bagian dari keterbukaan federasi untuk membangun sepak bola nasional secara bersama.
- Instagram/Erick Thohir
“Bertemu dengan perwakilan Ultras Garuda Indonesia yang menyampaikan masukan untuk PSSI dan Timnas Indonesia ke depan,” tulis Erick di akun Instagram pribadinya.
Ia menegaskan, “PSSI perlu kerja sama dari berbagai stakeholder terutama suporter untuk kita membangun sepak bola Indonesia.”
Pertemuan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, PSSI juga berdialog dengan Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PNSSI) dan La Grande Indonesia. Diduga, salah satu masukan utama dari berbagai kelompok ini adalah soal sosok pelatih baru Timnas Garuda.
Erick sendiri menegaskan bahwa PSSI tidak akan terburu-buru menentukan pengganti Patrick Kluivert, yang dipecat pada 16 Oktober lalu.
“Jika ditanya apakah sudah ada calon yang kami hubungi, jawabannya belum,” kata Erick dalam konferensi pers pada Jumat (24/10).
Ia juga menegaskan bahwa pelatih baru nanti belum pernah melatih Timnas Indonesia sebelumnya, sekaligus menepis rumor kembalinya Shin Tae-yong maupun datangnya Louis van Gaal.
Erick memastikan proses seleksi dilakukan secara hati-hati, termasuk penjajakan ke luar negeri. “Kondisi sekarang sangat sensitif dan butuh kehati-hatian untuk meyakinkan semua pihak,” ujarnya.
2. Netizen Dunia Bela Indonesia yang Tolak Atlet Israel, IOC Dikecam
Keputusan pemerintah Indonesia menolak pemberian visa kepada atlet Israel untuk Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta memicu langkah tegas dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Dalam pernyataannya, IOC menyatakan menghentikan komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), yang otomatis menutup peluang Indonesia menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional dalam waktu dekat.
- Reuters
Namun, keputusan IOC itu justru menuai gelombang dukungan global bagi Indonesia. Ribuan netizen dari berbagai negara membela langkah Indonesia yang dianggap berani dan konsisten terhadap prinsip solidaritas bagi Palestina.
“Saya memboikot olimpiade. Saya bersama Indonesia. Bebaskan Palestina,” tulis salah satu warganet di media sosial. Aktivis Yahudi pro-Palestina, Alon Mizrahi, bahkan menilai keputusan IOC “sebagai bentuk ketidakadilan global” dan menyerukan “dekolonisasi olahraga sesegera mungkin.”
Menpora Erick Thohir membela keputusan pemerintah tersebut. “Langkah ini diambil sesuai dengan hukum internasional dan amanat UUD 1945,” ujarnya (25/10/2025).
Menurut Erick, kebijakan itu mencerminkan konsistensi Indonesia yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel serta prioritas terhadap kedaulatan dan keamanan nasional.
Kasus ini mengingatkan publik pada insiden serupa di 2023, ketika Indonesia kehilangan status tuan rumah Piala Dunia U-20 akibat menolak kehadiran Timnas Israel. Meski begitu, kali ini banyak pihak internasional yang justru memuji sikap tegas Indonesia dalam mempertahankan prinsipnya.
3. Garuda Muda Tuai Pujian dari Media Vietnam Meski Kalah dari Paraguay
Sementara itu, dari kancah sepak bola usia muda, Timnas Indonesia U-17 yang diasuh Nova Arianto mendapat sorotan positif dari media Vietnam, The Thao247.
Dalam laporannya, mereka menilai meskipun Indonesia kalah tipis 1–2 dari Paraguay U-17 di laga uji coba di Dubai, performa Garuda Muda tetap menunjukkan peningkatan signifikan.
- Timnas Indonesia
“Indonesia kalah dari tim Amerika Selatan menjelang Piala Dunia U-17,” tulis The Thao247. Gol sempat dicetak oleh Fadly Alberto di babak pertama sebelum Paraguay membalikkan keadaan lewat dua gol di paruh kedua.
Namun, media tersebut memuji kematangan permainan tim dan program latihan intensif yang dijalani di Uni Emirat Arab sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
The Thao247 juga menyoroti jadwal uji coba berikutnya melawan Pantai Gading U-17 dan Panama U-17, yang dianggap penting untuk mengasah mental dan adaptasi permainan.
“Rencananya, para pemain muda Indonesia akan melanjutkan laga persahabatan berharga dengan Pantai Gading U-17 dan Panama U-17,” tulis media itu.
Selain itu, mereka mengapresiasi keberhasilan Indonesia menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di Piala Dunia U-17 mendatang, memuji kerja keras Nova Arianto yang membawa tim ini lolos dengan kemenangan di seluruh laga kualifikasi Grup C, termasuk melawan Korea Selatan.
Dengan sejumlah pemain diaspora seperti Matthew Baker dan Lucas Lee, serta talenta lokal seperti Zahaby Gholy dan Evandra Florasta, media Vietnam yakin Garuda Muda bisa memberikan kejutan di Qatar meski tergabung di grup berat bersama Brasil, Honduras, dan Zambia.
Ketiga berita ini memperlihatkan dinamika besar dalam olahraga nasional: mulai dari pembenahan internal sepak bola, ketegasan politik luar negeri dalam dunia olahraga, hingga semangat pembinaan generasi muda.
Indonesia sedang bergerak di jalur yang penuh tantangan, namun dengan arah yang jelas: menjaga prinsip, membangun masa depan, dan mengembalikan kebanggaan di panggung dunia. (udn)
Load more