News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda Jalur dari Timnas Senior, Nova Arianto Punya Alasan Kuat Tak Ubah Formasi Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, memastikan tidak akan mengubah gaya permainan timnya jelang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:21 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenewscom - Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, memastikan tidak akan mengubah gaya permainan timnya jelang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Meski Timnas senior dan U-23 sudah beralih menggunakan formasi empat bek, Nova tetap kukuh dengan skema tiga bek andalannya.

Turnamen Piala Dunia U-17 2025 akan berlangsung pada 3 hingga 27 November 2025 di Qatar. Tim muda Garuda Muda akan menghadapi ujian berat karena tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesi latihan Timnas Indonesia U-17
Sesi latihan Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

Untuk mematangkan persiapan, tim asuhan Nova akan menjalani pemusatan latihan (TC) tahap akhir di Dubai, Uni Emirat Arab mulai 17 Oktober 2025 mendatang. Sebelum berangkat, mereka lebih dulu menjalani latihan penutup di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Rabu (15/10/2025).

Nova Arianto mengaku seluruh persiapan sudah berjalan sesuai rencana. Ia menyebut timnya kini fokus menjaga kekompakan dan memahami pola permainan yang telah dibangun sejak lama.

Salah satu yang menjadi sorotan publik adalah pilihan Nova mempertahankan formasi tiga bek. Pasalnya, sistem ini telah ia gunakan sejak menangani tim di berbagai turnamen internasional.

Formasi tiga bek itu pertama kali diterapkan ketika Garuda Asia tampil di Piala AFF U-16 2024, lalu kembali digunakan di Piala Asia U-17 2025 pada April lalu. Nova bahkan tetap setia dengan skema yang sama saat menjalani serangkaian uji coba di Bulgaria, September kemarin.

Pelatih kelahiran Semarang itu menegaskan bahwa formasi tiga bek sudah menjadi identitas timnya. Menurutnya, mengubah sistem permainan justru bisa mengganggu kestabilan tim menjelang turnamen besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk formasi, saya akan tetap menggunakan apa yang sudah kami jalankan sejak Piala AFF Sebab, sejak awal, AFF memang kami jadikan dasar sebelum melangkah ke Piala Dunia," ujar Nova kepada awak media di Stadion Madya.

Keputusan ini terbilang berani karena tidak sejalan dengan arah taktik federasi. Saat ini, Timnas Indonesia senior dan U-23 sudah diseragamkan dengan sistem empat bek untuk mendukung permainan menyerang yang diinginkan PSSI.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT