News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cocok Jadi Pengganti Emil Audero, PSSI Disarankan Panggil Kiper Juara Liga Belanda yang Lebih Tinggi dari Donnarumma Ini

Bisa jadi pengganti Emil Audero di Timnas Indonesia, PSSI layak melirik kiper keturunan yang bermain di Liga Belanda ini.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 13:13 WIB
Kiper Keturunan Indonesia, Kayne Van Oevelen
Sumber :
  • fcvolendam.nl

‎‎Jakarta, tvOnenews.com – Bisa jadi pengganti Emil Audero di Timnas Indonesia, PSSI layak melirik kiper keturunan yang bermain di Liga Belanda ini. Sang pemain bahkan mampu mengungguli tinggi kiper top Italia, Gianluigi Donnarumma.

Seperti diketahui, kabar buruk menghampiri Timnas Indonesia jelang laga penting melawan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat. Sang kiper Garuda, Emil Audero dipastikan tidak bisa tampil setelah menjalani pemeriksaan MRI yang mengonfirmasi kondisinya tidak memungkinkan untuk bergabung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Baik, hari ini saya mendapatkan telepon dari Emil. Dia telah menjalani MRI dan mengonfirmasi bahwa, sayangnya, dia tidak bisa bergabung dengan kita di ronde keempat melawan Arab Saudi dan Irak,” ujar Kluivert di akun resmi Timnas Indonesia.

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Sumber :
  • Antara

 

Kehilangan Emil jelas menjadi pukulan besar bagi skuad Garuda. Kluivert menilai sang penjaga gawang sedang berada di level tinggi bersama Cremonese dan juga menunjukkan kualitas saat laga terakhir bersama Timnas.

“Itu pukulan besar karena dari sudut pandang saya, dia adalah penjaga gawang dengan level yang sangat bagus. Baik di Cremonese maupun bersama kami pada pertandingan terakhir,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi rapuhnya sektor penjaga gawang usai ditinggal Emil Audero, pelatih Timnas Indonesia tersebut memanggil dua kiper tambahan ke skuad Garuda. Mereka adalah Nadeo Argawinata serta Reza Arya Pratama.

Namun, meski sudah mendatangkan kiper tambahan, banyak netizen di media sosial yang berharap PSSI memboyong kiper baru, terutama yang memiliki garis keturunan Indonesia di luar negeri. Salah satu nama yang jadi perbincangan adalah Kayne Van Oevelen.

Pemain berusia 22 tahun tersebut sempat menjadi pembahasan sejumlah akun di media sosial lantaran punya jam terbang di kasta teratas Liga Belanda. Sang pemain pun kabarnya memiliki garis keturunan Indonesia dan layak dilirik oleh PSSI.

Salah satu akun bernama @radaibeatboxer dengan tegas menyarankan PSSI agar memantau perkembangan Kayne Van Oevelen. Kiper jangkung yang kini memperkuat FC Volendam di Liga Belanda itu dinilai potensial untuk memperkuat Timnas.

“Inilah alasan mengapa PSSI seharusnya bersiap menghubungi Kayne Van Oevelen,” tulis @radaibeatboxer. “Hanya memiliki dua kiper berkualitas saja tidaklah cukup,” jelasnya.

This is why PSSI should be ready to contact Kayne Van Oevelen. Having only 2 quality GKs ain’t enough

— Bill Lee / Jurgen Hönglinsmann (@radaibeatboxer) October 3, 2025

Untuk urusan statistik, penampilan Kayne Van Oevelen terbilang cukup impresif. Sejak promosi ke tim senior FC Volendam, tercatat dirinya sudah tampil sebanyak 39 pertandingan dan mencatatkan 10 kali clean sheet.

Bahkan pada musim lalu, di usia yang baru 21 tahun, Kayne sudah menjadi pilar utama di sektor penjaga gawang FC Volendam. Ketangguhannya menjaga pertahanan sukses membawa timnya juara kasta kedua Liga Belanda dan promosi ke Eredivisie.

Selain pengalaman di Liga Belanda, satu hal yang membuat Kayne Van Oevelen layak dilirik PSSI adalah postur tubuhnya yang luar biasa. Menurut catatan Transfermarkt, Kayne memiliki tinggi 199 cm dan unggul dari kiper Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, yang hanya 196 cm.

Sejauh ini, belum bisa dikonfirmasi apakah Kayne Van Oevelen benar-benar memiliki darah Indonesia. Namun ramai di media sosial yang menyebut sang kiper punya keturunan Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Surabaya.

Andai benar Kayne Van Oevelen bisa dinaturalisasi, kehadirannya jelas akan menjadi tambahan amunisi berharga bagi lini pertahanan Timnas Indonesia. Publik tentu berharap PSSI bisa bergerak cepat memantau potensi sang pemain muda tersebut.

Kayne van Oevelen
Kayne van Oevelen
Sumber :
  • Instagram - Kayne van Oevelen

 

Sementara itu, Timnas Indonesia akan melakoni misi besar di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak dan harus berjuang keras agar satu tiket langsung ke putaran final dapat diraih.

Dalam format round-robin dengan tempat netral, Timnas Indonesia akan menghadapi Arab Saudi pada 9 Oktober 2025 pukul 00.15 WIB dan kemudian melawan Irak pada 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB, semuanya digelar di Arab Saudi sebagai tuan rumah.

Syarat Indonesia lolos ke putaran final cukup jelas, namun tidak ringan. Hanya tim juara grup yang akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalau Timnas Indonesia finis sebagai runner-up, perjuangan belum selesai. Posisi runner-up akan melanjutkan ke babak kelima (play-off) dan jika memenangkan laga tersebut, bisa melangkah ke playoff antarkonfederasi untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.

‎(sub)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT