News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Maman Abdurrahman? Bek Tangguh Timnas Indonesia, Tak Disangka Kondisinya Kini Justru...

Maman Abdurrahman resmi pensiun pada Juni 2025 setelah 20 tahun lebih berkarier. Bek tangguh Timnas Indonesia iti tak disangka kini justru...
Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:38 WIB
Sudah Tak Lagi Berseragam Persib, Maman Abdurahman Akhirnya Terbuka soal Pernah Kritik Pelatih Maung Bandung yang Satu ini, Siapa Sangka Katanya...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Bagi para pencinta sepak bola nasional, nama Maman Abdurahman tentu membawa kenangan tersendiri.

Sosoknya begitu melekat di hati pendukung Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, dikenal sebagai bek tangguh dengan disiplin tinggi, keberanian luar biasa, dan jiwa kepemimpinan di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, siapa yang menyangka, setelah memutuskan gantung sepatu, jalan hidup Maman justru membawanya ke babak baru yang tak kalah menginspirasi.

Legenda Persija Pamit! Maman Abdurahman Resmi Pensiun dari Sepak Bola Indonesia
Legenda Persija Pamit! Maman Abdurahman Resmi Pensiun dari Sepak Bola Indonesia
Sumber :
  • ANTARA

 

Pada 18 Juni 2025, Maman resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional.

Keputusan itu menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang yang telah ia jalani selama lebih dari dua dekade.

Tapi, kariernya di dunia sepak bola ternyata tidak berhenti begitu saja. 

Persija Jakarta segera memberikan kepercayaan besar dengan menunjuknya sebagai pelatih tim muda, bukti nyata bahwa klub ibu kota tersebut begitu menghargai jasa dan dedikasi sang legenda.

Perjalanan Maman di dunia sepak bola dimulai sejak 2001, ketika ia bergabung dengan Persijatim Solo FC (yang kini dikenal sebagai Sriwijaya FC).

Berkat penampilannya yang konsisten dan keuletannya di lini pertahanan, ia sempat membela sejumlah klub besar seperti PSIS Semarang, Persib Bandung, hingga akhirnya berlabuh di Persija Jakarta, tempat di mana ia meraih sebagian besar kesuksesannya.

Sudah Tak Lagi Berseragam Persib, Maman Abdurahman Akhirnya Terbuka soal Pernah Kritik Pelatih Maung Bandung yang Satu ini, Siapa Sangka Katanya...
Sudah Tak Lagi Berseragam Persib, Maman Abdurahman Akhirnya Terbuka soal Pernah Kritik Pelatih Maung Bandung yang Satu ini, Siapa Sangka Katanya...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

Tahun 2006 menjadi momen istimewa dalam kariernya. Saat itu, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Indonesia bersama PSIS Semarang, sebuah prestasi luar biasa bagi seorang bek.

Bersama Persija, ia turut mempersembahkan deretan trofi bergengsi seperti Liga 1 dan Piala Presiden 2018, serta Piala Menpora 2021.

Namun, di balik sederet pencapaian itu, perjalanan Maman tak selalu mulus.

Ia pernah berada di titik terendah akibat cedera lutut parah yang hampir memaksanya pensiun dini.

Saat kariernya tengah menanjak, ia harus absen selama delapan bulan untuk memulihkan diri.

“Saya hampir pensiun karena cedera lutut. Tapi saya tidak memilih operasi, hanya terapi dan perawatan. Tapi lama sekali sembuhnya,” ujar Maman dalam kanal YouTube GOAT milik sahabatnya, Greg Nwokolo.

Masa pemulihan itu menjadi periode sulit dalam hidupnya. Ia memilih menjauh sepenuhnya dari sepak bola, tidak bermain, bahkan tidak menonton, hanya fokus pada proses penyembuhan.

Namun, tekadnya untuk bangkit kembali muncul saat melihat perjuangan rekan-rekannya seperti Bima Sakti dan Boaz Solossa yang juga mampu kembali dari cedera berat.

Momen titik balik datang dari hal yang tak terduga sebuah pertandingan tarkam.

Saat bertabrakan dengan pemain asing asal Afrika, Maman menyadari sesuatu yang luar biasa, lututnya tak lagi terasa sakit. Dari situ ia yakin, dirinya sudah pulih sepenuhnya.

Tak hanya bersinar di level klub, Maman juga menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia antara tahun 2004 hingga 2010, mencatatkan 29 caps.

Ia ikut memperkuat Garuda di Piala Asia 2007 dan menjadi bagian dari skuad yang membawa Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2010.

Salah satu kenangan yang tak terlupakan adalah saat ia tampil menghadapi Uruguay dalam laga persahabatan tahun 2010, membuktikan kualitasnya sebagai bek tangguh yang tak gentar melawan pemain kelas dunia.

Bahkan ketika usianya telah mencapai 42 tahun, Maman masih aktif bermain secara profesional bersama PSPS Riau di Liga 2.

Ia tetap menjaga fisik dan mental layaknya pemain muda, dengan menerapkan pola hidup sehat, latihan rutin, serta istirahat yang cukup. 

Walau gagal membawa timnya promosi ke Liga 1, Maman tetap merasa bangga atas perjuangan tersebut.

Baginya, yang terpenting bukan sekadar hasil, melainkan menghormati profesi dengan dedikasi dan disiplin.

Respons Maman Abdurahman soal Kondisi Pelik Persija di Liga 1
Respons Maman Abdurahman soal Kondisi Pelik Persija di Liga 1
Sumber :
  • Persija

 

Kini, setelah menutup lembaran panjang sebagai pemain, Maman Abdurahman melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola dengan peran baru sebagai pelatih tim muda Persija Jakarta.

Langkah ini menjadi bukti bahwa semangatnya untuk membangun sepak bola Indonesia belum padam.

Maman adalah sosok nyata bahwa mental kuat, kerja keras, dan cinta terhadap profesi mampu menjaga seseorang tetap relevan, bahkan setelah masa keemasannya berlalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bukan sekadar bek yang tangguh di lapangan, tapi juga figur inspiratif bagi generasi muda.

Dari pemain yang disegani di lapangan hijau, kini Maman berdiri di pinggir lapangan untuk menularkan pengalaman dan semangatnya. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT