Absennya Marselino Ferdinan dari Garuda Calling Tuai Pro Kontra, Padahal Sempat Jadi Pahlawan Lawan Arab Saudi
- Instagram/marselinoferdinan10
tvOnenews.com - Patrick Kluivert resmi memanggil 28 pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dua laga berat sudah menanti, yakni menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober dan Irak pada 11 Oktober 2025 di Stadion King Abdullah Sports City Riyadh.
Dari daftar nama yang diumumkan, satu hal yang cukup menyita perhatian publik adalah absennya gelandang muda berbakat, Marselino Ferdinan.
Keputusan Kluivert mencoret nama Marselino Ferdinan dari skuad kali ini langsung memicu pro dan kontra di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.
Sebab, pemain berusia 21 tahun tersebut sempat menjadi pahlawan ketika Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kala itu, Marselino tampil gemilang dan menjadi sorotan publik berkat aksinya di lini depan Garuda.
![]()
Namun, kondisi saat ini tampaknya berbeda.
Diduga, salah satu faktor yang membuat Patrick Kluivert tidak memanggil Marselino adalah performa dan menit bermain yang minim di level klub.
Marselino masih masuk dalam skuad Timnas Indonesia ketika Kluivert menjalani debut melawan Australia.
Bahkan, dia juga dimainkan pada dua laga uji coba berikutnya melawan Taiwan dan Lebanon pada awal September. Sayangnya, performanya dianggap kurang memuaskan.
Saat Indonesia menang telak 6-0 atas Taiwan, Marselino yang masuk di menit ke-65 gagal memberikan kontribusi signifikan, terutama dalam menciptakan gol tambahan.
Laga kontra Lebanon pun tak banyak berubah. Walau diberi kesempatan tampil sebagai pengganti, keputusan-keputusannya di lapangan kerap dinilai tidak tepat.
Selain faktor penampilan, kondisi Marselino di level klub juga menjadi sorotan.
Sejak berkarier di Eropa, ia belum benar-benar mendapat kesempatan bermain reguler.
Musim lalu bersama KMSK Deinze, Marselino hanya tampil 139 menit.
Pindah ke Oxford United, ia bahkan cuma mencatat 16 menit bermain.
Saat ini Marselino sedang menjalani masa peminjaman ke klub Slovakia, AS Trencin.
Namun, hingga kini debut resminya belum juga tiba.
Situasi inilah yang membuatnya semakin sulit bersaing untuk mendapatkan tempat di skuad Garuda.
Absennya Marselino Ferdinan jelas memancing reaksi beragam dari netizen.
Beberapa menganggap keputusan ini wajar karena performanya sedang menurun.
"Menit bermain kurang, dan setelah jadi pahlawan lawan Arab dia seperti kena star syndrome. Habis itu gak konsisten,” tulis seorang fans sepak bola, di akun X Fakta Bola.
Namun, ada pula yang meminta publik untuk tetap bersabar mengingat usia Marselino yang masih sangat muda.
"Semoga sadar, Marceng ini masih U-23. Jatah gagal masih banyak, nanti juga bisa jadi pemain hebat,” komentar akun lain.
Tak sedikit yang menyarankan Marselino kembali ke Indonesia agar bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak.
“Balik aja ke Persebaya, main reguler kan lebih penting buat jaga tempat di timnas,” tulis seorang netizen.
Ada juga yang menyinggung perbedaan gaya kepelatihan Patrick Kluivert dengan Shin Tae-yong.
Menurut mereka, Kluivert lebih memilih pemain yang sudah siap, bukan membentuk dari nol.
“Coach Patrick nggak mau ribet ngebentuk pemain, maunya instan cari yang udah jadi,” sindir netizen.
Reaksi beragam ini menunjukkan bahwa nama Marselino Ferdinan masih sangat diperhitungkan oleh publik.
Meski kali ini tidak masuk Garuda Calling, para penggemar berharap sang gelandang muda bisa segera bangkit, menemukan klub yang tepat, dan kembali menunjukkan permainan terbaiknya untuk Timnas Indonesia. (adk)
Load more