Gabung Klub Papan Bawah, Mees Hilgers Justru Buat Timnas Indonesia Rugi Besar? Ternyata...
- FC Twente Official & tvOnenews.com - Taufik
tvOnenews.com - Masa depan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers di klubnya tak kunjung menemukan titik terang.
Situasi Mees Hilgers di FC Twente seakan semain genting menyusul keputusan klub Belanda tersebut memarkirnya dari skuad utama dan mendatangkan pengganti bernama Stav Lemkin.
Meski menanti bursa transfer musim panas 2025, sampai saat ini belum ada satupun klub yang serius berminat memboyongnya.
- FC Twente
Beragam rumor soal klub baru bek berusia 24 tahun itu semakin banyak beredar.
Baru-baru ini, SC Telstar menjadi salah satu klub yang dirumorkan tertarik meminang Mees.
SC Telstar yang promosi ke Eredivisie musim ini, duduk di peringkat 16 dengan hanya satu poin hingga pekan ketiga.
Rumor ketertarikan klub tersebut kepada Mees Hilgers berawal dari pelatih Anthony Correia yang memberikan sinyal-sinyal positif.
“Musim ini tak semudah musim lalu. Musim lalu kami berhasil mendapatkan Jeff Hardeveld, Reda Kharchouch, dan Mo Hamdaoui pada 330 Agustus 2024 atau di ujung bursa transfer. Jadi kalau Mees Hilgers belum ada tujuan, kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka,” kata Anthony Correia, dikutip dari Twente Insite.
Namun, meski tawaran ini cukup baik, benarkah situasi Mees Hilgers ini justru bisa merugikan Timnas Indonesia?
- tvOnenews-Taufik Hidayat
Alih-alih menjadi kerugian, bergabung di SC Telstar bisa membawa manfaat bagi Timnas Indonesia.
Pasalnya, Mees Hilgers bakal mendapatkan menit bermain yang cukup bersama dengan SC Telstar.
Mees bisa mengasah naruli bertahannya dengan menghadapi perlawanan intens sebagai tim papan bawah yang kemungkinan akan sering diserang.
Dengan menit bermain tinggi, performanya di Timnas Indonesia tentu akan semakin matang.
Pada Desember lalu, sang agen pernah mengklaim ada ketertarikan dari klub-klub La Liga dan Serie A, bahkan rumor terkait Crystal Palace dari Premier League.
Sayangnya hingga kini, belum ada tawaran konkret yang muncul.
Sementara Ajax, PSV, dan Feyenoord juga sempat disebut-sebut tertarik, tetapi tetap saja, belum ada deal.
Load more