News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Gelar PSSI Award, 15 Nominasi Diperebutkan oleh Seluruh Stakeholder Sepak Bola Indonesia

Acara penghargaan ini akan digelar PSSI di Hotel Kempinski, Jakarta, 30 Agustus 2025. 
Kamis, 7 Agustus 2025 - 12:30 WIB
PSSI Gelar PSSI Award, 15 Nominasi Diumumkan
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI untuk pertama kalinya akan menggelar ajang penghargaan bertajuk PSSI Awards 2025.

Acara penghargaan ini akan digelar PSSI di Hotel Kempinski, Jakarta, 30 Agustus 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara ini menjadi bentuk apresiasi PSSI terhadap kontribusi para pemain, pelatih, klub, hingga pemangku kepentingan lainnya dalam memajukan sepak bola Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa gelaran ini bukan sekadar seremoni semata, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras seluruh insan sepak bola Indonesia.

"PSSI Awards 2025 adalah bentuk apresiasi PSSI kepada pemain, pelatih, klub, dan stakeholder lainnya yang telah berkontribusi dalam perkembangan industri sepak bola nasional. Sepak bola Indonesia harus dibangun bersama-sama agar semakin maju dan berprestasi," ujar Erick dalam keterangannya, Rabu (7/8/2025).

Sebagai ajang perdana yang diselenggarakan PSSI, acara ini juga diharapkan dapat menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi generasi muda untuk terus bermimpi dan berkontribusi dalam dunia sepak bola.

Proses perumusan kategori dan penentuan nominasi dilakukan oleh Technical Study Group (TSG) yang terdiri dari Departemen Teknik PSSI dan I.League. 

Penilaian didasarkan pada performa selama musim kompetisi 2024/2025, yang berlangsung sejak Agustus 2024 hingga Mei 2025. Syarat utama untuk masuk nominasi adalah harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) atau entitas dari Indonesia.

PSSI Awards 2025 akan menghadirkan dua jenis penghargaan, yaitu Prime Achievement dan Performance Awards. 

Prime Achievement akan dinilai oleh TSG, sementara untuk kategori Performance Awards, masyarakat bisa ikut berpartisipasi melalui voting di situs resmi https://awards.pssi.org. 

Periode voting akan berlangsung mulai 18 hingga 27 Agustus 2025.

Total 15 nominasi pun diperebutkan baik untuk tingkat pemain, pelatih, klub, hingga pemangku kepentingan sepak bola. 

Erick Thohir juga mengajak masyarakat untuk ikut memberikan suara mereka demi mendorong transparansi dan partisipasi publik dalam ajang penghargaan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Partisipasi pencinta sepak bola sangat diharapkan agar penghargaan ini benar-benar menjadi milik bersama," tambahnya.

Dengan kombinasi penilaian profesional dan suara masyarakat, PSSI berharap ajang ini menjadi langkah awal menuju sepak bola nasional yang lebih kredibel, inspiratif, dan membanggakan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT