News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Kritikan dari Media Asing pada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Erick Thohir: Harusnya Mereka yang Malu!

Seperti yang diketahui, PSSI belakangan ini memang gencar dalam mencari para pemain keturunan untuk dinaturalisasi demi bisa membela Timnas Indonesia.
Jumat, 30 Mei 2025 - 13:17 WIB
Timnas Indonesia Banjir Kritikan dari Media Asing Akibat Naturalisasi, Erick Thohir: Harusnya Mereka yang Malu!
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan balasan menohok terhadap netizen maupun media asing yang kerap mengkritik Timnas Indonesia akibat banyaknya pemain naturalisasi.

Seperti yang diketahui, PSSI belakangan ini memang gencar dalam mencari para pemain keturunan untuk dinaturalisasi demi bisa membela Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, tercatat ada 19 pemain naturalisasi yang dipanggil pelatih Patrick Kluivert untuk membela skuad Garuda di dua laga pamungkas dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Di tengah-tengah program naturalisasi yang dilakukan, banyak dari netizen hingga media asing yang menyoroti hal tersebut, bahkan tak jarang memberikan kritik.

Sejumlah netizen dan media paling gencar mengomentari soal naturalisasi tersebut seperti media China dan Vietnam.

Bahkan, tak jarang dari mereka secara blak-blakan menyebut jika melawan Timnas Indonesia bagaikan menghadapi Belanda.

Erick Thohir mengatakan bahwa program naturalisasi yang dilakukan PSSI tidak melanggar aturan FIFA.

Menurutnya, suporter Garuda harusnya bangga karena para pemain yang membela Timnas Indonesia masih memiliki darah keturunan.

"Selama itu aturannya FIFA ada, (program naturalisasi) itu hal yang lumrah," ujar Erick Thohir di Bali, Jumat (30/5/2025).

"Tetapi yang kita harus banggakan kan pemain naturalisasi Indonesia adalah pemain berdarah Indonesia," tambahnya.

Lebih lanjut, Erick Thohir pun menyindir terkait negara-negara lain yang melakukan naturalisasi terhadap pemain yang tidak memiliki garis keturunan sama sekali.

"Beda dengan negara-negara lain yang selalu misalnya mendiskreditkan Timnas Indonesia, mereka melakukan naturalisasi tapi tidak ada darahnya mereka. Kalau kita jelas ada darah kita, itu yang kita patut bangga," jelas Erick Thohir.

Ketum PSSI itu secara blak-blakan menyebut jika seharusnya negara-negara yang memberikan kritikan kepada Timnas Indonesia seharusnya lebih sadar diri dan malu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erick Thohir meminta kepada para suporter Garuda untuk menghiraukan segala kritikan yang diberikan negara lain terhadap Timnas Indonesia.

"Jadi kalau tim nasional lain, negara lain bicara soal indonesia biarkan saja. Mestinya mereka yang lebih malu, kenapa? Mereka menaturalisasi yang tidak ada darah mereka. Kalau kita ada darah kita," pungkas Erick Thohir.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
background

Pekan ke-20

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT