News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Bahrain? FIFA Jatuhkan 2 Sanksi Berat ke PSSI Jelang Pertandingan Timnas Indonesia vs China Tanggal 5 Juni 2025

Kabar buruk datang dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), karena FIFA menjatuhkan dua sanksi berat kepada mereka, jelang laga Indonesia vs China.
Minggu, 11 Mei 2025 - 19:09 WIB
Timnas Indonesia vs Bahrain.
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Kabar buruk menghantam Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), jelang laga Timnas Indonesia vs China pada 5 Juni 2025 mendatang.

Tinggal dua pertandingan tersisa di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan dijalani oleh Skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka akan lebih dulu menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni 2025.

Lima hari kemudian, skuad asuhan Patrick Kluivert tersebut akan bertolak ke Jepang untuk pertandingan terakhir melawan Samurai Biru pada 10 Juni 2025.

Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • AFC

 

Sebelumnya, Indonesia sudah lebih dulu menjamu Bahrain pada 25 Maret 2025 di SUGBK, Senayan, Jakarta.

Laga yang berjalan panas dan ketat itu membuahkan hasil manis bagi Timnas Indonesia yang kala itu menang atas Bahrain dengan skor 1-0.

Laga tersebut digadang-gadang menjadi ajang balas dendam yang dilakukan Skuad Garuda.

Pasalnya, pada tahun 2024 lalu, mereka pernah menjalani laga tandang dengan Bahrain yang penuh kontroversi.

Tak cuma soal wasit Ahmed Al Kaf yang dinilai kerap memberi keputusan yang berat sebelah bagi Indonesia, hingga momen overtime pertandingan yang membuat skor berakhir seri.

 

Pada Maret 2025 lalu giliran Bahrain yang bertandang ke Indonesia. Lautan suporter Skuad Garuda pun memenuhi stadion, dimana mereka tak henti-hentinya meneriakkan kata-kata penyemangat untuk para punggawa Timnas Indonesia.

Sayangnya, pada Sabtu (10/5/2025), PSSI justru menerima surat keputusan dari FIFA. Surat tersebut menyatakan, bahwa PSSI mendapat sanksi akibat perilaku diskriminatif suporter Timnas Indonesia saat laga melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 lalu.

"Kami kemarin (10 Mei 2025) sudah mendapatkan surat dari FIFA, dengan referensi FDD-23338, tentang Pasal 15 Diskriminasi. Jadilah keputusan dari FIFA yang menyatakan PSSI harus bertanggung jawab terhadap perilaku diskriminatif suporter pada saat pertandingan Indonesia vs Bahrain pada 25 Maret 2025,” kata Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga, dikutip PSSI, Minggu (11/5/2025).

Timnas Indonesia Vs Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa (26/3/2025).
Timnas Indonesia Vs Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa (26/3/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Perilaku diskriminatif yang dilakukan oleh suporter, sebagaimana dimaksud FIFA dalam suratnya, terjadi di sektor 19 pada menit ke-80 saat pertandingan berlangsung.

Pada momen tersebut, sekitar 200 suporter Indonesia meneriakkan slogan bernada ketakutan atau kebencian terhadap tim lawan, yakni Bahrain.

Akibat perilaku para suporter tadi, FIFA akhirnya menjatuhkan dua sanksi berat kepada PSSI.

Pertama, PSSI harus membayar denda sebanyak lebih dari Rp400 juta. Kedua, FIFA juga memerintahkan kepada PSSI untuk mengurangi jumlah penonton pada pertandingan berikutnya, yakni saat laga melawan China tanggal 5 Juni mendatang.

"Akibatnya PSSI didenda Rp 400 juta lebih, kemudian PSSI diperintahkan oleh FIFA untuk memainkan pertandingan berikutnya dengan jumlah penonton terbatas,” kata Arya Sinulingga.

Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Hukuman untuk mengurangi penonton tadi membuat PSSI wajib menutup sekitar 15 persen kursi yang tersedia dalam laga Indonesia vs China mendatang, terutama kursi di tribun belakang gawang, yakni yang berada di bagian utara dan selatan.

Meski demikian, menurut penjelasan Arya Sinulingga, FIFA memberi alternatif untuk mengisi kekosongan kursi 15 persen tadi, yakni dengan memberikannya kepada komunitas anti diskriminasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi FIFA juga memberikan alternatif boleh saja 15 persen itu diberikan tapi kepada komunitas anti-diskriminasi atau komunitas khusus seperti keluarga, mungkin pelajar atau perempuan. Mereka harus memasang spanduk anti-diskriminasi,” jelas Arya.

“Jadi tak boleh ada ujaran kebencian, rasisme, dan lainnya. Ini pembelajaran bagi kami semua, jelas merugikan kami semua, tapi kami harus tanggung bersama-sama. Jadi ke depan kami harus mulai melakukan langkah-langkah literasi dan pendidikan kepada suporter untuk tak melakukan hal-hal yang berhubungan dengan diskriminasi,” ujarnya. (ism)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Eduardo Camavinga menjadi sorotan bursa transfer setelah dikaitkan dengan Liverpool dan Manchester United, ternyata lebih memilih tetap bertahan di Read Madrid.
Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi sasaran masyarakat dalam menghabiskna Waktu berlibur saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung turun ke sejumlah titik usai perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kawasan ibu kota.
Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.
background

Pekan ke-16

Trending

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.
Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Cody Gakpo berpeluang mencetak sejarah bersama Liverpool saat menghadapi Leeds United di Anfield dengan peluang menyamai rekor legenda klub, Ian Rush. (2/1).
Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Jepang, misalnya, lewat
Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) usai diduga menjadi korban aksi bullying oleh teman sekelasnya.
Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Persoalan kenaikan gaji ASN sendiri menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)
3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

Simak 3 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tersingkir di era John Herdman akibat tuntutan fisik, menit bermain, dan persaingan ketat.
Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Media Vietnam melontarkan sindiran pedas terhadap Timnas Indonesia sampai sebut tahun 2025 disebut sebagai periode terburuk Skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT