Sudah Pasrah Duluan, Jelang Lawan Timnas Indonesia Media China Justru Bilang Timnya Tak Akan Mampu...
- AFC
tvOnenews.com - Menjelang laga krusial melawan Timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, media China secara mengejutkan menunjukkan sikap pesimistis terhadap peluang tim nasional mereka sendiri.
Alih-alih menebar optimisme, media-media Negeri Tirai Bambu justru menyiratkan kepasrahan, bahkan sebelum peluit pertandingan dibunyikan.
Timnas Indonesia yang kini tengah berada dalam perkembangan positif akan menghadapi dua laga penting pada bulan Juni mendatang, yakni melawan China dan Jepang.
Kemenangan atas China menjadi kunci utama bagi Skuad Garuda untuk menjaga asa lolos ke babak keempat kualifikasi.
- X - Timnas Indonesia
Ā
Bahkan jika bisa menang atas China dan Jepang sekaligus, Indonesia berpotensi langsung meraih tiket ke Piala Dunia 2026 tanpa melalui babak lanjutan.
Sementara itu, suasana berbeda justru terjadi di kubu lawan.
Timnas China disebut tengah mengalami krisis kepercayaan diri.
Dalam empat laga terakhir, mereka mengalami kekalahan beruntun dan kini terpuruk di dasar klasemen grup.
Desakan publik agar pelatih Branko Ivankovic dipecat pun mulai menggema.
Namun, media China seperti Sohu menilai pergantian pelatih bukan solusi yang realistis.
- AFC
Ā
Mereka menulis bahwa tidak ada pelatih sehebat apa pun yang mampu menyulap situasi dalam waktu sesingkat ini.
āDalam keadaan seperti itu, tidak ada pelatih terkenal yang dapat menjamin bahwa ia dapat memimpin timnas meraih dua kemenangan berturut-turut dan mendapatkan 6 poin dalam dua kualifikasi Piala Dunia,ā tulis Sohu, sebagaimana dikutip dari tvOnenews.com.
Sikap realistis itu juga tercermin dari pernyataan lanjutan media tersebut yang menyebut bahwa pertandingan melawan Indonesia merupakan tugas berat bagi Ivankovic.
Mereka mengakui bahwa Timnas Indonesia saat ini bukan lawan yang mudah, apalagi di tengah kondisi internal tim China yang sedang goyah.
Meski begitu, Asosiasi Sepak Bola China (PSSI-nya China) tampaknya memilih untuk tetap mempercayai Ivankovic menukangi timnas di dua laga terakhir.
Riwayat kepelatihan Ivankovic yang mentereng disebut-sebut sebagai alasan utama ia masih dipertahankan.
Load more