Shin Tae-yong Pasti Sedih Dengar Kabar Ini, Jerih Payahnya di Timnas Indonesia Jadi Sia-sia Gara-gara Keputusan AFC
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
tvOnenews.com - Meski Shin Tae-yong sudah berusaha keras untuk Timnas Indonesia, namun jerih payahnya seakan menjadi sia-sia karena keputusan resmi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Sang pelatih asal Korea Selatan masih meninggalkan warisan untuk skuad Garuda meskipun telah meninggalkan tim karena dipecat PSSI pada Januari 2025 lalu.
![]()
Timnas Indonesia di laga kontra Arab Saudi. (Sumber: AFC)
Shin Tae-yong telah digantikan oleh Patrick Kluivert di tim senior, yang sudah menjalani debutnya di bulan Maret lalu dengan menghadapi Australia dan Bahrain.
Meski kalah telak 1-5 saat menghadapi Australia, Timnas Indonesia sukses memetik tiga poin penuh dengan mengalahkan Bahrain 1-0.
Tambahan tiga poin itu menjadi modal penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026 jelang dua laga pamungkas di putaran ketiga, menghadapi China dan Jepang pada Juni mendatang.
Tak hanya di tim senior, Shin Tae-yong juga punya pengganti di tim U-23, karena dia sebelumnya menukangi Timnas Indonesia U-23.
![]()
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Sumber: AFC)
Dia akan digantikan oleh Gerald Vanenburg, yang punya jadwal padat pada tahun ini, salah satunya adalah Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Ajang itu akan digelar pada September mendatang, dengan undian akan dilaksanakan pada bulan Mei ini.
Untuk edisi kali ini, jika menggunakan peraturan terdahulu, maka Timnas Indonesia U-23 akan masuk sebagai pot unggulan, alias pot 1, setelah berhasil menjadi semifinalis pada edisi 2024.
Shin Tae-yong bekerja keras bersama pasukannya untuk menembus semifinal Piala Asia U-23 2024, dan bahkan hampir mencapai Olimpiade Paris 2024.
Namun demikian, keputusan yang baru-baru ini diambil oleh AFC membuat Garuda Muda tidak lagi mendapatkan keuntungan tersebut.
![]()
Timnas Indonesia U-23. (Sumber: AFC)
Jerih payah Shin Tae-yong di edisi terakhir jadi terabaikan karena kini AFC menghitung kiprah dari tiga edisi terakhir.
Timnas Indonesia U-23 baru sekali tampil di Piala Asia U-23, yang mana pada 2024. Jadi, mereka tidak diuntungkan dalam penentuan pot seiring dengan keputusan terbaru dari AFC.
Imbasnya, tim asuhan Gerald Vanenburg batal masuk ke pot 1, dan kini harus puas berada di pot 2 bersama dengan Kuwait, Iran, Turkmenistan, Malaysia, China, Bahrain, Palestina, Suriah, Yaman, dan Kamboja.
Dengan demikian, Timnas Indonesia U-23 berpotensi jumpa tim-tim kuat dari pot 1 seperti Uzbekistan, Jepang, Irak, dan Korea Selatan.
Padahal, tadinya, jika masuk pot 1, lawan Timnas Indonesia U-23 akan lebih mudah di atas kertas, yang mana bisa memudahkan mereka lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
![]()
Gerald Vanenburg bersama tim kepelatihannya. (Sumber: Instagram/Gerald Vanenburg)
Sebagai informasi, di babak kualifikasi nanti, ada 10 grup dan hanya kjuara grup yang akan lolos langsung ke putaran final.
Para runner-up masih punya peluang lolos namun harus menjadi lima tim terbaik dibanding para runner-up di kualifikasi nanti.
Jadi, sayangnya, prestasi Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024 gagal menghasilkan keuntungan signifikan akibat keputusan AFC.
Walau begitu, Garuda Muda masih bisa berharap kepada pelatih baru, Gerald Vanenburg, yang diharapkan mampu membawa mereka ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Daftar Pot Drawing Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pot 1: Uzbekistan, Jepang, Irak, Korea Selatan, Vietnam, Australia, Qatar, Thailand, Yordania, Tajikistan, Uni Emirat Arab
Pot 2: Indonesia, Kuwait, Iran, Turkmenistan, Malaysia, China, Bahrain, Palestina, Suriah, Yaman, Kamboja
Pot 3: Myanmar, Oman, Singapura, Kirgistan, India, Lebanon, Laos, Timor Leste, Taiwan, Filipina, Hong Kong
Pot 4: Afghanistan, Bangladesh, Mongolia, Guam, Pakistan, Macau, Neppal, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Bhutan, Kepulauan Mariana Utara
(rda/anf)
Load more