News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Asal Belanda Berani Jujur Soal Alasan Utama Pemain Naturalisasi Memilih Timnas Indonesia: Jujur Saja, Para Pemain Tak Akan Pilih Indonesia Karena...

Pelatih asal Belanda berani ungkap soal alasan pemain naturalisasi pilih Timnas Indonesia. Menurutnya para pemain Belanda tidak akan memilh jika mereka lolos
Sabtu, 26 April 2025 - 21:35 WIB
Pelatih Asal Belanda Blak-blakan Alasan Pemain Naturalisasi Pilih Timnas Indonesia, Berani Bilang Kalau Sebenarnya Mereka Tidak Punya Peluang untuk...
Sumber :
  • Instagram Robert Maaskant / Patrick Kluivert

tvOnenews.com - Pelatih asal Belanda blak-blakan ungkap alasan utama pemain naturalisasi asal Belanda lebih pilih Timnas Indonesia.

Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Australia dengan skor 1-5 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (20/3/2025) terus menuai sorotan, khususnya dari kalangan pelatih asal Belanda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya adalah Robert Maaskant, juru taktik Helmond Sport di Eerste Divisie, yang secara terbuka melontarkan kritik terhadap strategi naturalisasi yang diambil Indonesia.

Menurut Maaskant, program naturalisasi pemain keturunan Belanda yang dilakukan Indonesia terkesan berlebihan dan belum memberikan dampak nyata terhadap kualitas permainan di kancah internasional. 

Komentar ini muncul tak lama setelah Patrick Kluivert, pelatih anyar Timnas Indonesia, memainkan sepuluh pemain keturunan Belanda saat menghadapi Australia di Allianz Stadium, Sydney.

Meski diperkuat nama-nama berpengalaman seperti Thom Haye, Mees Hilgers, dan Calvin Verdonk, skuad Garuda tetap tak mampu membendung dominasi Australia. 

Kekalahan ini menjadi hasil terburuk Indonesia di sepanjang babak kualifikasi, setelah sebelumnya juga dibekuk Irak dengan skor serupa pada November 2023.

Dalam podcast "De Maaskantine" yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sportnieuws, Maaskant mempertanyakan keputusan Kluivert yang terlalu bergantung pada pemain naturalisasi. 

"Sensasinya terlalu dibesar-besarkan," ucap Maaskant, dikutip dari Sportnieuws. 

"Kita bahkan tidak mengenal tim ini dan hampir tidak pernah melihat mereka bermain." 

Maaskant menambahkan, kehadiran sepuluh pemain Belanda di starting line-up Indonesia menunjukkan bahwa kebijakan ini dijalankan tanpa mempertimbangkan keseimbangan tim. 

"Sekarang ada sepuluh pemain Belanda di starting line-up Indonesia," ujarnya. 

"Namun, Australia yang sudah terbiasa tampil di Piala Dunia tetap terlalu kuat."

Tak hanya menyoroti komposisi pemain, Maaskant juga membahas motivasi para pemain keturunan Belanda membela Merah Putih. 

Ia menilai sebagian besar dari mereka memilih Indonesia karena peluang membela Timnas Belanda nyaris tertutup. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mari kita jujur saja. Para pemain ini tidak akan memilih Indonesia jika mereka punya kesempatan bermain untuk Belanda," tegasnya.

Meskipun beberapa pemain tersebut memiliki rekam jejak di Eredivisie, Maaskant menilai kualitas mereka masih belum memadai untuk bersaing di panggung internasional. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT