Pelatih Asal Belanda Berani Jujur Soal Alasan Utama Pemain Naturalisasi Memilih Timnas Indonesia: Jujur Saja, Para Pemain Tak Akan Pilih Indonesia Karena...
- Instagram Robert Maaskant / Patrick Kluivert
- Instagram/@robertmaskant
"Mereka memang pemain bagus di Eredivisie, tapi grup itu tentu saja tidak ada apa-apanya di level internasional," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa hasil dari kebijakan naturalisasi tidak akan tampak secara instan.
"Hal itu tidak akan berubah dalam semalam. Jika Anda memiliki pemain-pemain yang biasa-biasa saja di level internasional, jangan berharap langsung punya tim hebat," tambahnya.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa program naturalisasi Indonesia memang sedang dalam tahap agresif. Sejumlah pemain keturunan Belanda seperti Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes, hingga Nathan Tjoe-A-On disebut-sebut "memburu" kesempatan membela Garuda. Ketertarikan ini dipicu oleh peluang bermain reguler di level internasional yang sulit mereka raih di Belanda.
Namun, kritikan Maaskant menjadi alarm penting bagi Indonesia. Naturalisasi tanpa perencanaan matang dan pembinaan lokal berkelanjutan justru bisa menjadi bumerang.
Strategi ini memang menambah kedalaman skuad secara cepat, namun tanpa pembangunan fondasi di akar rumput, impian lolos ke Piala Dunia 2026 akan sulit tercapai.
Patrick Kluivert, yang baru saja mengawali karier kepelatihannya bersama Indonesia, kini menghadapi tantangan berat.
Ia harus menemukan keseimbangan antara mengoptimalkan potensi pemain naturalisasi dan membangun kekuatan lokal yang solid.
Kekalahan dari Australia menjadi bukti bahwa naturalisasi bukan solusi instan, melainkan bagian dari proses panjang yang harus dilengkapi dengan pembinaan sistematis.
Dengan program naturalisasi yang terus berjalan dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih berlangsung, nasib Indonesia di kancah global akan sangat bergantung pada bagaimana mereka memperbaiki struktur timnya ke depan. (udn)
Load more