News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Sudah Cetak Gol untuk Timnas Indonesia, Sosok ini Sebut Ole Romeny Belum Layak Jadi Striker Utama, Katanya...

Meski Ole Romeny telah mencetak dua gol untuk Timnas Indonesia, Cristian Carrasco menilai ia belum layak jadi striker utama dan perlu perbaiki gaya bermainnya.
Selasa, 8 April 2025 - 19:32 WIB
Ole Romeny usai cetak gol bagi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @oleromeny

tvOnenews.com - Performa impresif Ole Romeny bersama Timnas Indonesia dalam dua pertandingan terakhir memang menjadi sorotan publik sepak bola nasional.

Dalam debutnya, sang striker langsung mencatatkan dua gol yang membantu Skuad Garuda meraih hasil positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pihak menilai kehadiran Ole telah menjawab kebutuhan Timnas Indonesia akan sosok penyerang murni yang tajam di lini depan.

Namun, tidak semua pihak sependapat, termasuk analis mantan pemain sepak bola Cristian Carrasco.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Bicara Bola by Akmal, Cristian Carrasco memberikan penilaian objektif terhadap penampilan Ole Romeny.

Cristian Carrasco

Meski mengapresiasi kontribusi gol yang diberikan, Carrasco menilai Romeny belum sepenuhnya menunjukkan performa maksimalnya sebagai striker utama Timnas Indonesia.

“Kita masih butuh striker. Mungkin baru 70 persen. Dua gol memang penting karena striker butuh gol, tapi menurut saya kita butuh striker yang bisa jadi tembok, yang bisa heading, yang punya kecepatan juga. Itu sangat penting,” ujar Carrasco.

Pernyataan Carrasco merujuk pada standar striker yang pernah dimiliki Indonesia di masa lalu.

Ia menyebut nama-nama legendaris seperti Budi Sudarsono, Boaz Solossa, dan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai contoh striker yang komplet cepat, gesit, dan tajam dalam situasi penting.

Penilaian Carrasco menjadi penting karena menggarisbawahi bahwa seorang striker modern tak hanya dinilai dari jumlah gol semata.

Ia harus bisa berfungsi sebagai target man, menjadi tembok untuk menahan bola, serta membuka ruang bagi rekan-rekannya.

“Romeny belum mencapai standar itu. Dia terlalu percaya diri dan terlalu lama pegang bola. Dia harus bermain lebih simple. Karena beberapa kali dia pegang bola harus kasih langsung, dia masih bawa-bawa bola sampai akhirnya hilang. Harus main lebih simple, seperti Marselino,” sambung Carrasco.

Ia juga membandingkan situasi Romeny dengan pemain seperti Marselino Ferdinan yang dinilainya lebih efisien dalam memainkan bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika mendapatkan peluang, Marselino dinilai langsung mengambil keputusan, berbeda dengan Romeny yang kerap kehilangan momentum akibat terlalu lama menguasai bola.

Selain itu, Carrasco menyoroti kurangnya sosok striker yang bisa diandalkan dalam situasi crossing atau umpan silang.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT