ADVERTISEMENT
Advertnative
tvOnenews.com - Pelatih timnas Australia, Tony Popovic tampaknya tidak mau meremehkan timnas Indonesia dan kekuatan yang dimilikinya dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Meski memiliki skuad yang dibilang berkualitas, Tony Popovic tidak mau besar kepala dan tetap menyoroti hal-hal detail yang ada pada musuhnya, timnas Indonesia.
Terlebih lagi, timnas Indonesia saat ini berbeda dengan pertandingan pertama saat Australia masih dilatih oleh Graham Arnold.
Semua perhatian tertuju pada Indonesia setelah resmi merekrut Patrick Kluivert sebagai pelatih dan menggantikan Shin Tae-yong.
Perlu diketahui Timnas Indonesia memiliki rata-rata tinggi badan yang hampir sama dengan Australia.
Pemain Indonesia pun tak kalah kekuatan fisiknya. Antara Korea dan Indonesia, rata-rata tinggi badan pemain Indonesia justru lebih tinggi 3 cm.
Dari segi peringkat FIFA, Timnas Indonesia merupakan yang paling buncit di Grup C.
Jepang sebagai tim terkuat di Asia menduduki peringkat 18 FIFA. Samurai Biru sudah tujuh kali masuk Piala Dunia.
Selanjutnya ada Australia di peringkat 24 FIFA dengan lima kali lolos Piala Dunia. Arab Saudi di peringkat 56 dengan enam kali penampilan.
Sisanya ada Bahrain dan China yang sama-sama di peringkat 80an FIFA. Sementara Timnas Indonesia baru di peringkat 127.
Dalam waktu singkat Patrick Kluivert harus mempersiapkan timnya, sebab pada bulan Maret mendatang, Timnas Indonesia akan melakoni dua pertandingan penting melawat ke Australia (20 Maret) dan menjamu Bahrain (25 Maret).
Kedua pertandingan tersebut juga bukan laga yang mudah, sebab target lolos Piala Dunia menjadi taruhannya dengan posisi Timnas Indonesia yang berada di peringkat ketiga klasemen Grup C.
Timnas Indonesia sebelumnya bermain imbang 0-0 saat menjamu Australia di Gelora Bung Karno. Dengan modal tersebut skuad Garuda harusnya bisa tampil lebih percaya diri di Sydney.
Sementara itu dalam pertandingan melawan Bahrain sebelumnya, Timnas Indonesia ditahan imbang dengan skor 2-2 setelah perpanjang waktu dan diwarnai keputusan kontroversial wasit Ahmed Al-Kaf.
Patrick Kluivert punya modal mental dan materi pemain yang bagus, tinggal bagaimana ia meramu pemainnya agar satu tujuan dengannya.
Kata-kata Pelatih Australia
Pelatih Australia, Tony Popovic mengaku tidak bisa meremehkan Indonesia dengan segala perkembangan pesatnya.
"Kita imbang dengan mereka saat laga tandang, grup ini sangat ketat (persaingan). Jadi tidak ada alasan untuk meremehkan Indonesia," ujarnya.
Dia juga menyoroti pertandingan terakhir Indonesia saat mengalahkan Arab Saudi.
"Hasil terakhir mereka juga membuktikan saat lawan Arab Saudi," sambungnya.
Lebih lanjut, Tony Popovic mengaku sudah menganalisis tim nasional Indonesia, karena dirinya sadar betul Indonesia bukan tim yang mudah dikalahkan usai hasil pertemuan terakhir mereka.
"Tentu saja kami telah menganalisis Indonesia, kami tahu mereka memiliki pelatih baru dan kami belum tahu pasti bagaimana mereka akan mengatur timnya," ungkapnya lewat konferensi pers pre-match melawan Indonesia.
"Namun, kami telah melihat apa yang telah dilakukan Patrick Kluivert di klub-klub sebelumnya, bagaimana ia membentuk struktur dan pola permainan," ujarnya.
Menurut Tony Popovic, selain itu yang penting adalah harus fokus pada permainan sendiri.
"Kami yakin dapat menghadapi segala bentuk permainan yang mereka terapkan, dan akan tetap memainkan sepak bola sesuai dengan cara kami," ucapnya. (ind)
Load more