News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Pernah Salty, Pimpinan DPR RI Bela Emil Audero yang Pilih Timnas Indonesia

Edy Mulyadi sempat tak ingin anaknya menjadi bagian dari Timnas Indonesia dan memintanya untuk tetap berada di Italia. 
Rabu, 5 Maret 2025 - 17:27 WIB
Ayah Pernah Salty, Pimpinan DPR RI Bela Emil Audero yang Pilih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Palermo

Jakarta, tvOnenews.com - Masih terekam di benak suporter Timnas Indonesia kata-kata ayah dari Emil Audero, Edy Mulyadi soal sang anak. 

Edy Mulyadi sempat tak ingin anaknya menjadi bagian dari Timnas Indonesia dan memintanya untuk tetap berada di Italia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kini, Emil Audero justru setuju untuk menjalani proses naturalisasi Timnas Indonesia. 

Bersama Joey Pelupessy dan Dean James, Emil Audero memilih untuk melepas paspor Italianya dan menjalani proses naturalisasi demi membela Timnas Indonesia. 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menegaskan bahwa wajar jika saat itu Edy Mulyadi lebih mendukung sang anak mengejar karir untuk menembus Timnas Italia. 

"Ya mungkin pada saat itu, keluarga dari Emil Audero belum begitu yakin terhadap Timnas Indonesia kita, belum begitu yakin terhadap progress yang ditunjukkan oleh Timnas kita saat itu," kata Lalu Hadrian. 

Sebagai sesama asal Nusa Tenggara Barat, Lalu Hadrian menyebut pada akhirnya keluarga Emil Audero bangga sang pemain bisa membela Timnas Indonesia. 

"Tetapi hari ini, kami meyakini seluruh keluarga besar Emil Audero, apalagi Emil ini kan keturunan Nusa Tenggara Barat," kata Lalu Hadrian. 

Lalu Hadrian pun menyambut baik Emil Audero dengan tangan terbuka demi lambang Garuda di dada. 

Dia pun yakin kini Edy Mulyono pun bangga atas keputusan Emil Audero untuk membela Timnas Indonesia. 

"Saya sendiri orang Nusa Tenggara Barat dan ikut meyakini orang tuanya, sehingga Emil bisa kita naturalisasi dan insyaallah punya keinginan dan tekad yang kuat membawa Timnas kita masuk ke Piala Dunia 2026," katanya. 

Lahir di Mataram, Emil Audero justru tumbuh besar di Italia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain yang mendapatkan debut profesional bersama Juventus ini memang pernah memperkuat Timnas Italia kategori usia junior. 

Sempat memperkuat Timnas Italia U-21, Emil Audero justru tak pernah mendapatkan promosi di Timnas Italia sampai akhirnya memutuskan untuk beralih kewarganegaraan ke Indonesia. (hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
background

Pekan ke-20

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT