News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Keturunan ini Tolak Mentah-mentah Tawaran Naturalisasi Timnas Indonesia Padahal Sudah Didekati Sejak Umur 16 Tahun, Dengan Tegas Dia Bilang...

Pemain keturunan ini mengaku tolak mentah-mentah tawaran PSSI untuk dinaturalisasi ke Timnas Indonesia. Miliano Jonathans yang kini bermain untuk FC Utrecht bi
Rabu, 26 Februari 2025 - 18:06 WIB
Pemain Keturunan ini Tolak Mentah-mentah Tawaran Naturalisasi Timnas Indonesia Padahal Sudah Didekati Sejak Umur 16 Tahun, Dengan Tegas Dia Bilang...
Sumber :
  • instagram milianojonathans_

tvOnenews.com - Siapa sangka, pemain keturunan ini berani tolak mentah-mentah tawaran naturalisasi ke Timnas Indonesia meski sudah didekati sejak usia 16 tahun.

Miliano Jonathans, gelandang serang berusia 20 tahun yang kini bermain untuk FC Utrecht, menjadi sorotan terkait kemungkinan bergabung dengan Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memiliki garis keturunan Indonesia dari nenek pihak ayahnya yang berasal dari Depok, Jawa Barat.

Dalam sebuah wawancara di Youtube Andy in the Auto, pemain yang baru direkrut Utrecht itu mengaku didekati oleh PSSI sejak usia 16 tahun.

Namun, hingga kini, Jonathans belum memberikan kepastian untuk membela Timnas Indonesia.

"Pada saat Piala Dunia (U-17) ketika itu. Mereka menginginkan saya untuk itu. Saya saat itu berada di Belanda U-18, jadi saya belum mau membuat keputusan," kata Jonathans.

"Jaraknya juga jauh. Tak lama kemudian, mereka mendekati lagi. Di Vitesse saya bersinar, tapi saya juga masih belum mau membuat keputusan. Saya akan membiarkannya datang sendiri," ungkap Miliano Jonathans.
{{imageId:325935}}

Perjalanan Karier Miliano Jonathans

Jonathans memulai karier profesionalnya bersama Vitesse Arnhem. Sejak promosi ke tim senior pada 2022, ia mencatatkan 11 gol dan 4 assist dalam 40 penampilan. 

Performa impresifnya menarik perhatian FC Utrecht, yang kemudian merekrutnya pada Januari 2025. Bersama Utrecht, Jonathans telah tampil dalam 7 pertandingan, dengan dua kali menjadi starter.

PSSI telah menunjukkan minat untuk menaturalisasi Jonathans sejak ia berusia 16 tahun, tepatnya saat persiapan Piala Dunia U-17. 

Namun, pada saat itu, Jonathans yang tengah bermain untuk tim U-18 Belanda memilih untuk tidak mengambil keputusan. 

Pendekatan serupa kembali dilakukan ketika ia bersinar bersama Vitesse, tetapi Jonathans masih ragu untuk menerima tawaran tersebut. 

Ia mengungkapkan bahwa jarak yang jauh menjadi salah satu pertimbangannya.

Kebijakan Naturalisasi Timnas Indonesia

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Indonesia aktif mencari pemain keturunan untuk memperkuat skuad nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Jonathans, beberapa pemain lain seperti Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy juga masuk dalam radar naturalisasi. 

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia dengan memanfaatkan talenta pemain berdarah Indonesia yang berkarier di luar negeri.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT