Setinggi Elkan Baggott dan Punya Nama Indonesia Banget, Ini Profil Dimas van der Heide yang Bisa Jadi Bek Masa Depan Timnas Indonesia
- SC Heerenveen
Jakarta, tvOnenews.com - Nama baru muncul dari pemain keturunan yang menarik perhatian suporter Timnas Indonesia karena unsur nama khas Indonesia, Dimas van der Heide.Â
Timnas Indonesia kembali memiliki pemain keturunan yang bisa dijadikan opsi pilihan terbaru berposisi sebagai bek tengah.
Pemain itu adalah Dimas van der Heide yang diketahui memiliki keturunan Indonesia dan berpostur tinggi badan jangkung mirip Elkan Baggot.
Belum terlalu banyak terkait informasi yang dimiliki Dimas van der Heide mengingat usianya baru menginjak 18 tahun.
Melansir dari unggahan akun instagram @bolavers24, pemain berposisi bek tengah itu lahir pada 3 Desember 2006.
Fisiknya pun terbilang sangat jangkung dengan memiliki tinggi badan mirip seperti Elkan Baggot, yaitu 194 sentimeter.
Bahkan, tinggi badannya hanya memiliki perbedaan 2 sentimeter dengan Elkan Baggot yang berpostur 196 sentimeter.
Tak hanya memiliki darah Indonesia, Dimas van der Heide disebutkan memiliki keturunan dari tiga negara yang berbeda.
Dimas van der Heide yang kini berpaspor Belanda, selain memiliki darah Indonesia juga berketurunan Perancis.
Disebutkan bahwa darah Indonesia yang dimiliki pemain berusia 18 tahun itu didapat dari garis ibunya, yakni sang nenek yang lahir di Bandung.
Sedangkan darah Perancis yang dimiliki Dimas van der Heide didapat dari nenek dari pihak sang ayah dan kakek dari pihak sang ibu.
Berdasarkan laman Transfermarkt, Dimas van der Heide kini bermain untuk akademi SC Heerenveen dan memperkuat klub tersebut di kelompok usia U-19.
Meski berposisi sebagai bek tengah, namun dirinya tercatat sudah menyumbangkan tiga gol dengan catatan dua assist.
Sebelum bermain di Belanda, ternyata Dimas van der Heide mengawali karier profesional sepak bolanya dari Amerika Serikat, tepatnya bersama FC Cincinnati.
Lahir di Belanda, Dimas bersama keluarganya pindah ke Amerika Serikat ketika usianya baru menginjak tiga tahun.Â
Di negara itulah Dimas memulai karir sepak bolanya dengan bergabung bersama Akademi Metropolitan Oval hingga akhirnya bergabung dengan klub MLS, FC Cincinnati.Â
Load more