News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suporter Malaysia kembali Buat Ulah, Sindir Timnas Indonesia yang Belum Pernah Raih Piala AFF Padahal sudah Meroket Bersama Shin Tae-yong

Suporter Malaysia kembali membuat ulah dengan menyindir Timnas Indonesia yang belum pernah meraih gelar Piala AFF.
Jumat, 8 November 2024 - 21:19 WIB
Suporter Malaysia Sindir Timnas Indonesia Tak Punya Piala AFF
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Suporter Timnas Malaysia kembali berbuat ulah dengan menyindir Timnas Indonesia yang belum memiliki gelar Piala AFF sejak pertama kali bergulir pada 1996.

Timnas Indonesia menjadi salah satu tim yang disegani di Asia Tenggara, tetapi belum pernah meraih gelar Piala AFF selama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi terbaik Timnas Indonesia selama mengikuti Piala AFF adalah sebagai runner-up pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Catatan ini kerap kali membuat pendukung suporter tetangga seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand mengejek skuad Garuda.

tvonenews

Padahal, prestasi pasukan Shin Tae-yong belakangan ini sangat membanggakan bahkan melebihi rival-rivalnya di ASEAN.

Salah satunya lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk pertama kalinya sepanjangan sejarah.

Bukan hanya itu, Indonesia bisa meraih tiga poin dengan menahan tim-tim kuat di Asia seperti Arab Saudi, Australia, dan Bahrain.

Indonesia telah melebihi poin yang pernah didapat Thailand di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2018.

Pelatih Shin Tae-yong konfirmasi bakal andalkan Timnas Indonesia U-22 di  Piala AFF 2024
Pelatih Shin Tae-yong konfirmasi bakal andalkan Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2024
Sumber :
  • AFC

 

Pada saat itu, Thailand memetik dua poin dalam 10 pertandingan. Tim Gajah Perang menahan imbang Australia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Sementara Vietnam saat menjalani babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan meraih empat angka dalam 10 laga.

Vietnam memetik sekali kemenangan, sekali hasil imbang, dan delapan kali merasakan kekalahan di putaran ketiga ini.

Dengan demikian, Timnas Indonesia menjadi tim ASEAN terbaik sejauh ini yang meraih start terbaik di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia.

Meski demikian, ledekan terhadap Timnas Indonesia yang belum pernah meraih Piala AFF terus dikeluarkan oleh suporter Malaysia.

Hal ini disampaikan oleh salah satu akun X Malaysia yang kerap membahas sepak bola Harimau Malaya dan ASEAN, Onefootball.my.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, akun @gilabola_ina membagikan sebuah foto yang menyebut hanya ada sembilan tim lolos ke Piala Asia U-20 2025 dan Piala Asia 2027.

Tim tersebut di antaranya, Timnas Indonesia, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Australia, Korea Utara, China, Iran, dan Uzbekistan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT