Sinyal Bahaya untuk Australia, Erick Thohir Geram sampai Minta Timnas Indonesia U-16 dan Senior Kompak Lakukan Hal ini: Kita Siapin...
- Kolase tvOnenews
"Ya tetapi kenapa mereka juga selebrasi berlebihan Australia sama kita? Karena mereka U-23nya kalah sama kita. Karena kalah jadi malu. Nah sekarang dia ini. Tadi saya bilang sama pemain tidak ada yang nundukin kepala, tidak ada yang nangis. Nanti Oktober kita ketemu Australia kita sikat mereka," ujar Erick Thohir seusai laga.
Ketua Umum PSSI itu juga menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar sehingga tidak perlu merasa takut pada Australia.
"Kita siapin manajer, kita siapin, Oke? Yok, kita bangsa besar kita gak perlu takut sama mereka," serunya.
Timnas Indonesia U-16 sendiri memang akan kembali bertemu dengan Australia di kualifikasi Piala Asia U-17 2025 yang pada Oktober mendatang.
Sementara itu, jika dikaitkan dengan Timnas Senior,Indonesia dan Australia akan berada di satu grup dalam ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Ini jelas akan jadi sinyal bahaya karena pastinya Indonesia akan datang dengan kekuatan lebih baik dari yang mereka miliki saat ini.
Berkaca dari yang sudah-sudah, ini bisa jadi sinyal bahaya untuk Australia dan calon lawan Indonesia lainnya karena sekarang target PSSI adalah bisa mendatangkan pemain berlabel Grade A.
Nama-nama seperti Kevin Diks, Ole Romeny, Tristan Gooijer, dan Mearten Paes adalah nama yang akan diperjuangkan agar bisa tampil membela Garuda secepatnya di round 3.
Merujuk dari hal ini, wajar jika Timnas U-16 dan senior Indonesia akan benar-benar membalaskan dendam para pemain U-16 pada Australia seperti kata Erick Thohir.
(tsy)
Load more