News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda dengan Mantan Wasit FIFA, Eks Pelatih Arsenal Berpendapat Gol Timnas Indonesia U-23 ke Gawang Uzbekistan Harusnya Disahkan

Eks pelatih Arsenal berpendapat bahwa gol timnas Indonesia U-23 ke gawang Uzbekistan seharusnya disahkan, meski dinyatakan offside oleh mantan wasit FIFA.
Rabu, 1 Mei 2024 - 05:38 WIB
Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Perdebatan terjadi mengenai gol timnas Indonesia U-23 ke gawang Uzbekistan yang dilesakkan oleh Muhammad Ferarri, namun dianulir oleh wasit Shen Yinhao di semifinal Piala Asia U-23 2024, Senin (29/4).

Banyak pihak yang tidak menerima keputusan wasit asal China tersebut, yang berpendapat bahwa gol itu perlu dianulir karena Ramadhan Sananta berada dalam posisi offside sebelum memberikan bola kepada Ferarri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol tercipta ketika lemparan ke dalam Pratama Arhan terpantul lagi kepada sang bek kiri timnas Indonesia U-23, yang kemudian mengirimkan umpan ke kotak penalti.

Bola diterima oleh Ramadhan Sananta, yang kemudian memberikannya kepada Muhammad Ferarri untuk kemudian dikonversi menjadi gol pada menit ke-61.

Skor masih 0-0 pada saat itu dan harapan Garuda Muda untuk lolos ke final Piala Asia U-23 2024 terbuka lebar.

Namun demikian, wasit Shen Yinhao kemudian menganulir gol tersebut setelah melihat ulang melalui VAR, dan memutuskan bahwa Ramadhan Sananta berada dalam posisi offside.

Ramadhan Sananta
Ramadhan Sananta offside (Gambar: AFC)

Keputusan Shen Yinhao diprotes oleh banyak pihak, umumnya pendukung timnas Indonesia U-23, namun eks wasit FIFA asal Indonesia, Jimmy Napitupulu, berpendapat bahwa sang wasit telah mengambil keputusan yang benar.

"Kalau kita lihat keputusan wasit itu betul, yang mana yang mau dibicarakan, kartu merah atau gol yang dianulir," kata Jimmy Napitupulu dari program Breaking News di tvOne, Senin (29/4/2024). 

"Tadi yang dilakukan Sananta tadi adalah offside interfering with opponent, sehingga wasit VAR merekomendasi wasit lapangan untuk on-field review, sehingga wasit meminta sudut pandang untuk melihat pemain kita lihat ada di posisi offside, ternyata di kaki, itu keputusan betul," kaya Jimmy. 

Berdasarkan peraturan, jika memang satu kaki Sananta sudah berada di belakang garis, maka keputusan Shen Yinhao memang benar.

Namun demikian, eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger, berpendapat bahwa insiden semacam tersebut bukanlah offside.

Arsene Wenger
Arsene Wenger (Gambar: Arsenal)

Pada 2021, Arsene Wenger mengusulkan ide tentang perubahan peraturan offside, bahwa sesuatu insiden dinyatakan offside jika hanya seluruh badan pemain berada di belakang pemain terakhir di garis pertahanan.

Wenger berpendapat bahwa jika hanya sedikit kaki saja, seperti yang terjadi pada kasus Sananta, maka itu bukanlah offside, dan karena itu gol harus disahkan.

Peraturan Offside
Peraturan Offside ala Wenger (Gambar: 433)

Ide Wenger ini terinspirasi dari temuan bahwa keputusan offside di Premier League akan terpangkas hingga setengahnya jika peraturan ini diberlakukan.

FIFA menerima ide tersebut pada 2023 dan segalanya dipertimbangkan mulai pada saat itu untuk dibahas bersama IFAB selaku penentu aturan bermain atau laws of the game sepak bola.

"Pada suatu waktu, tindakan harus diambil dan itu mungkin ditentukan bahwa dengan lima atau enam sentimeter maka tidak offside. Segalanya masih dipertimbangkan," kata seorang pejabat IFAB kepada media Spanyol, Marca.

Pertimbangan ini memungkinkan sepak bola untuk ditampilkan dengan lebih atraktif, karena mengurangi keputusan offside hingga setengah dalam satu pertandingan.

Sebagai contoh, jika dalam satu laga ada empat keputusan offside, maka peraturan ini akan memangkasnya menjadi dua saja.

Dengan demikian, jumlah gol akan meningkat dan permainan menjadi lebih ofensif. Gol-gol seperti yang dilesakkan Muhammad Ferarri ke gawang Uzbekistan akan disahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sedang mempelajarinya karena kami ingin sepak bola menjadi lebih ofensif. Dalam 135 tahun sejarah sepak bola, peraturan ini hanya diubah dua kali," kata Presiden FIFA, Gianni Infantino.

"Arsene Wenger memberikan kami satu kemungkinan yang mana tidak ada offside jika hanya satu bagian tubuh dari seorang striker yang berada di belakang garis, namun sebagian tubuhnya yang bisa mencetak gol segaris dengan pertahanan. Dengan begini, maka kita akan menyaksikan permainan sepak bola yang lebih ofensif," katanya. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Terkait mencuatnya pernyataan Jusuf Kalla (JK) telah meminta Jokowi mau memperlihatkan ijazahnya, agar polemik ini tidak berlarut-larut. Ternyata menuai komen
Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Psywar atau perang urat saraf mulai dilepaskan jelang duel klasik antara Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 ...
Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk menertibkan peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai melalui skema legalisasi terbatas. Kebijakan ini
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ketua Umum the Jakmania, Diky Soemarno sambut Bonek Mania untuk dukung Persebaya Surabaya di laga kontra Persija Jakarta di SUGBK pada Super League 2025/2026.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi

Trending

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ketua Umum the Jakmania, Diky Soemarno sambut Bonek Mania untuk dukung Persebaya Surabaya di laga kontra Persija Jakarta di SUGBK pada Super League 2025/2026.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang selama Triwulan I tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Drama paspor di liga Belanda: apa yang sebenarnya terjadi? Dalam kasus ini, keempat pemain diaspora Timnas Indonesia harus menghentikan aktivitas sepak bola mereka
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT