News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Platini dan Blatter, Mantan Presiden UEFA dan FIFA, Bebas dari Tuduhan Korupsi

Dua petinggi sepakbola di UEFA dan FIFA, Michel Platini dan Sepp Blatter, bisa bernapas lega. Pengadilan membebaskan Platini dan Blatter dari tuduhan korupsi.
Jumat, 8 Juli 2022 - 16:43 WIB
Sepp Blatter dan Michel Platini bebas dari tuduhan korupsi.
Sumber :
  • alamy

Bellinzona, Swiss – Dua petinggi sepakbola di UEFA dan FIFA, Michel Platini dan Sepp Blatter, bisa bernapas lega. Pengadilan membebaskan Platini dan Blatter dari tuduhan korupsi.

Kasus korupsi yang menghebohkan sepakbola dunia, tuduhan korupsi oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter, dan Presiden UEFA, Michel Platini, kini menjalani babak baru. Media di Eropa mengabarkan, pengadilan di Swiss telah membebaskan dua sosok yang pernah sangat berkuasa dari tuntutan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pidana pertama mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, dan Presiden UEFA, Michel Platini, masuk ke ranah hukum dan pengandilan pada 2015. Jaksa menuntut dua sejoli Blatter dan Platini terlibat dalam pembayaran tak sah pada 2011. Transaksi bernilai dua juta franc (£1,7 juta) atau sebesar 30 miliar rupiah dengan kurs rupiah sekarang.

Pada saat pembayaran terjadi, Blatter menjabat sebagai Presiden FIFA (Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional) dan mantan kapten tim nasional Prancis, Platini, bertanggung jawab sebagai Presiden UEFA (Persatuan Asosiasi Sepakbola Eropa).

Sepp Blatter mengatakan pembayaran terjadi berdasarkan "kesepakatan" di antara mereka sejak Blatter meminta Michel Platini menjadi penasihat teknis pada 1998. Pria yang kini berusia 86 tahun mengaku, pembayaran merupakan bagian dari gaji Platini sebagai konsultan di FIFA antara 1998 dan 2002.

Namun karena krisis keuangan, menurut Sepp Blatter, FIFA belum bisa membayar gaji Platini dan menunda sampai dapat melunasi pada 2011. Jaksa menuduh, Blatter menggunakan kekuasaannya secara tidak sah untuk membayar Platini.

Pembayaran terungkap setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat melakukan penggeledahan terhadap dugaan penyuapan, penipuan, dan pencucian uang di FIFA pada 2015, yang juga melibatkan petinggi sepakbola di AS dan negara-negara di kawasan benua Amerika.

 

Bermula dari Kasus 2015

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skandal korupsi FIFA mengakhiri 17 tahun pemerintahan Blatter sebagai presiden dan menghancurkan harapan Platini untuk menggantikan ia dalam peran selaku orang nomor 1 di badan sepakbola dunia.

Akibat skandal, dan terbukti bersalah atas pelanggaran kode etik oleh FIFA, Blatter dan Platini menjalani sanksi larangan delapan tahun dari semua aktivitas yang berhubungan dengan sepakbola mulai 2015. Namun FIFA kemudian mengurangi skorsing menjadi hanya enam tahun.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT