Sejarah Timnas di Piala Asia (1): 1996, Gol-gol Spektakuler & Pertemuan Pertama Indonesia dengan Shin Tae-yong
- instagram @widodocp7 @afc
Duet Widodo dan Ronny tampil padu sejak pertandingan pertama kala Indonesia melawan Kuwait di Abu Dhabi. Nomor 7 Widodo menyentak dunia saat menghantam bola silang lambung dari tandemnya dengan salto spektakuler yang kelak terpilih sebagai gol terbaik Piala Asia melalui polling pada 2020.
Widodo C Putro terlibat lagi pada proses gol kedua Indonesia. Tendangannya menghajar kiper Kuwait yang kepayahan memblok bola. Tapi nomor 8 Ronny Wabia sigap menendang balik si kulit bulat dengan terjangan dari luar petak penalti. Sepakan Ronny pun tergolong gol terbaik sepanjang Piala Asia 1996.
Unggul 2-0 pada babak pertama, timnas tak cukup beruntung untuk menjaga kemenangan pada aksi debut. Kuwait dapat mengejar pada babak kedua dengan dua gol, termasuk satu eksekusi penalti. 2-2.
Aksi Kompak Widodo-Wabia vs STY
Selepas meraih 1 poin dari laga melawan Kuwait, Indonesia menjalani partai kedua. Lawan tampil begitu dominan hingga membuat tiga gol, dalam waktu hanya 15 menit babak pertama. Dalam keadaan unggul, Korea Selatan mengganti gelandang dengan menarik keluar nomor 8, dan memasukkan nomor 7.
Pemain pengganti ikut melihat rekannya menambah keunggulan Korea Selatan pada babak kedua. Tapi tiga menit kemudian, si nomor 7 juga melihat gol indah dari striker Indonesia. Ronny Wabia menendang bola langsung dari sepak pojok masuk ke gawang atau sekarang terkenal dengan istilah gol olimpico.
Timnas terpacu untuk melawan. Berawal dari gerakan libero Aples Tecuari yang mematahkan serangan lawan dan kemudian terus berlari hingga menyerahkan tugas membuat gol kepada Widodo CP. Si nomor 7 Indonesia memperkecil ketinggalan, 2-4, di hadapan pemain nomor 7 Korea Selatan, Shin Tae-yong.
Pada partai terakhir Grup A, Timnas menantang tuan rumah Uni Emirat Arab, kalah 0-2 dan tersingkir ke posisi terbawah. Tiga jam kemudian, Kuwait menang dengan skor sama atas Korea Selatan. Shin Tae-yong tidak tampil pada kiprah terakhirnya di Piala Asia yang justru merupakan debut Indonesia. (raw)
Load more