News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Rekan Setim Leo Messi Putuskan Gantung Sepatu, Alasan Tevez Bikin Reporter Televisi Argentina Pun Menangis

Rekan Lionel Messi semasa di Piala Dunia 2006 dan 2010, Carlos Tevez, mengumumkan pensiun dari sepakbola profesional. Alasannya menyentuhkan hati penggemarnya.
Sabtu, 4 Juni 2022 - 18:31 WIB
Carlos Tevez pensiun dan tinggalkan kenangan bagi Argentina.
Sumber :
  • instagram @_carlitostevez

Kendati mendapat tawaran dari klub Amerika Serikat, pemain berusia 38 tahun mengaku ia tidak bisa lagi melanjutkan kariernya. “Tahun lalu, sangat sulit bagi saya untuk terus main, tapi saya masih bisa melihat orang tua. Kini saya berhenti main karena saya kehilangan penggemar nomor satu,” ucap Tevez.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan Ayah Kandung

Pengakuan Carlitos bahkan membuat reporter yang mewawacari ia tak bisa menahan air mata. Media tahu kisah mantan bintang Manchester United, Manchester City dan Juventus. Pria yang ia sebut “ayah” sebenarnya ialah orangtua angkat, suami dari Adriana Martinez, saudara perempuan ibu kandungnya.

Segundo Raimundo Tevez mewariskan nama keluarga untuk si kecil Carlitos yang semula bernama Carlos Alberto Martinez, sesuai dengan nama keluarga dari ibu kandungnya, Fabiana Martinez. Ia tidak pernah memakai nama keluarga ayah biologisnya, Juan Alberto Cabral, yang tidak mengakui keberadaannya.

Dengan panggilan Carlitos (Carlos Kecil), ia mulai memakai nama Tevez saat ia bergabung tim anak-anak Boca Juniors. Segundo Raimundo Tevez memutuskan untuk mengadopsi Carlos secara resmi karena klub pertamanya, All Boys, mempermasalahkan status si kecil yang belum memiliki akta kelahiran yang sah.

Juara di Lima Negara

Carlos Tevez mengakhiri karier 20 tahun yang gemilang. Carlitos memulai dan menyudahi kiprah di Boca Juniors. Telah memenangi trofi di Brasil, Inggris, Italia, Cina, dan negara asalnya, El Apache juga memiliki 76 caps dengan 13 gol untuk Argentina, termasuk golnya semasa di Piala Dunia 2006 dan 2010.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat presenter program “Animales Sueltos” pada sebuat televisi Argentina bertanya sambil menangis tentang rencana Tevez sesudah pensiun, ia menjawab, “Saya sudah membuat keputusan untuk menjadi manajer tim sepakbola. Saya sudah siap sekarang. Saya sedang berlajar berkomunikasi dengan baik.”

“Saya tidak akan menerima pekerjaan dengan klub tertentu hanya untuk meminta pemain harus menang atau mengabarkan bahwa kita sedang dalam situasi sulit. Tapi saya harus memberi pemain kebutuhan untuk jadi pemenang,” tutup Carlos Tevez. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT