News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Frustrasi Tingkat Tinggi Pemain AC Milan Usai Dikalahkan Lazio 0-1: Banyak Lakukan Kesalahan, Gagal Pepet Inter di Puncak

Kekalahan yang dialami AC Milan saat menghadapi Lazio di lanjutan Serie A menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pemain Rossoneri.
Senin, 16 Maret 2026 - 22:01 WIB
Bek AC Milan, Strahinja Pavlovic
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan yang dialami AC Milan saat menghadapi Lazio di lanjutan Serie A menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pemain Rossoneri. Salah satu yang secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya adalah bek tengah Milan, Strahinja Pavlovic.

Milan datang ke pertandingan tersebut dengan membawa misi penting. Mereka ingin meraih kemenangan demi memangkas jarak poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesempatan itu terbuka setelah Inter sebelumnya hanya mampu bermain imbang melawan Atalanta. Jika Milan berhasil menang, selisih poin di papan atas klasemen bisa dipangkas menjadi lima angka.

Namun, skenario yang diharapkan Rossoneri justru tidak terwujud. Tim tuan rumah berhasil mengamankan kemenangan tipis berkat gol tunggal yang dicetak oleh Gustav Isaksen pada babak pertama.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Milan sebenarnya mencoba bangkit pada babak kedua, tetapi tidak mampu menemukan gol penyama kedudukan.

Pavlovic tidak menutupi kekecewaannya atas hasil tersebut. Menurutnya, Milan sebenarnya memiliki peluang besar untuk memberikan tekanan kepada Inter dalam perburuan gelar.

Bek asal Serbia itu menilai timnya melakukan terlalu banyak kesalahan, terutama pada babak pertama. Kesalahan-kesalahan tersebut membuat permainan Milan tidak berkembang seperti yang diharapkan.

“Kami membuat banyak kesalahan dan terlalu banyak umpan yang buruk. Lazio mampu memanfaatkan situasi itu dengan sangat baik,” ujar Pavlovic setelah pertandingan, seperti dilansir dari DAZN.

Ia juga menilai Milan seharusnya bisa bermain lebih tenang saat menguasai bola. Dengan penguasaan bola yang lebih rapi, peluang untuk menciptakan kesempatan berbahaya sebenarnya bisa terbuka lebih banyak.

Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Lazio tampil disiplin dan mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Pavlovic juga mengakui bahwa tim tuan rumah tampil lebih efektif sepanjang laga. Ia menilai Lazio pantas mendapatkan kemenangan berdasarkan performa mereka di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan ini membawa dampak besar terhadap posisi Milan dalam perburuan gelar. Alih-alih memperkecil jarak, Rossoneri justru semakin tertinggal dari Inter di puncak klasemen.

Jarak poin kini melebar menjadi delapan angka dengan beberapa pertandingan tersisa hingga akhir musim. Situasi tersebut membuat peluang Milan untuk mengejar gelar juara semakin berat.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT