Meksiko Kerahkan Hampir 100 Ribu Personel Keamanan Jelang Piala Dunia 2026, Antisipasi Ancaman Kartel Narkoba
- instagram.com/miseleccionmx
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Meksiko mulai mempersiapkan langkah besar dalam menyambut gelaran Piala Dunia 2026. Salah satu fokus utama yang disiapkan adalah pengamanan ketat guna memastikan turnamen berjalan aman bagi para pemain maupun suporter dari berbagai negara.
Sebagaimana diketahui, Meksiko akan menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada pada ajang empat tahunan tersebut. Turnamen itu dijadwalkan berlangsung pada musim panas tahun depan dan diperkirakan menarik jutaan pengunjung dari seluruh dunia.
Melansir laporan BBC, pemerintah Meksiko mengumumkan rencana pengerahan hampir 100 ribu personel keamanan. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas selama turnamen berlangsung, terutama karena situasi keamanan di beberapa wilayah masih menjadi perhatian.
Sebagai salah satu negara tuan rumah, Meksiko akan menggelar pertandingan di tiga kota utama. Kota-kota yang ditunjuk untuk menggelar laga Piala Dunia 2026 adalah Guadalajara, Mexico City, serta Monterrey.
Guadalajara sendiri merupakan ibu kota negara bagian Jalisco yang belakangan menjadi sorotan karena situasi keamanannya. Wilayah itu dilaporkan mengalami gelombang kekerasan dalam beberapa waktu terakhir.
Laporan setempat bahkan menyebut lebih dari 12 ribu orang dinyatakan hilang di wilayah tersebut sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi itu membuat pemerintah meningkatkan perhatian terhadap aspek keamanan menjelang Piala Dunia.
Sementara itu, dua kota tuan rumah lainnya, yakni Mexico City dan Monterrey, tidak terdampak langsung oleh kekerasan yang terjadi di Jalisco. Kedua kota tersebut tetap dipastikan akan menggelar pertandingan selama turnamen berlangsung.
Turnamen Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan digelar mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Selama periode itu, berbagai pertandingan akan digelar di sejumlah stadion yang telah disiapkan oleh negara tuan rumah.

- Instagram FIFA
Situasi keamanan di Jalisco disebut berkaitan dengan aktivitas kelompok kartel narkoba yang dikenal sebagai Jalisco New Generation Cartel atau CJNG. Organisasi ini dikenal sebagai salah satu kelompok kriminal paling kuat dan berbahaya di negara tersebut.
Di tengah situasi tersebut, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memastikan pemerintah tetap fokus menyiapkan pengamanan maksimal untuk Piala Dunia. Ia memaparkan rencana tersebut kepada publik pada Jumat waktu setempat.
Baik pemerintah Meksiko maupun FIFA menegaskan bahwa situasi kekerasan yang terjadi tidak akan memengaruhi jalannya turnamen yang diperkirakan akan menarik jutaan pengunjung dari berbagai negara.
Program pengamanan yang disiapkan pemerintah diberi nama "Plan Kukulkan". Nama itu diambil dari sosok dewa ular dalam peradaban Maya yang memiliki nilai simbolis dalam budaya setempat.
Rencana tersebut tidak hanya mencakup stadion dan kota tuan rumah. Kawasan wisata di sekitar lokasi pertandingan juga akan mendapatkan pengamanan khusus selama turnamen berlangsung.
Kepala pusat koordinasi Piala Dunia Meksiko, Roman Villalvazo Barrios, menyebutkan bahwa rencana tersebut akan melibatkan sedikit di atas 99.000 personel keamanan. Angka itu menjadi salah satu pengerahan keamanan terbesar dalam sejarah penyelenggaraan olahraga di negara tersebut.
Jumlah tersebut mencakup sekitar 20.000 anggota militer dan 55.000 polisi. Selain itu, pengamanan juga akan diperkuat oleh personel dari perusahaan keamanan swasta.
Selain pengerahan personel, pemerintah juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung keamanan. Sekitar 2.500 kendaraan militer maupun sipil akan digunakan selama operasi pengamanan berlangsung.
Tak hanya itu, sebanyak 24 pesawat juga akan dikerahkan untuk membantu pengawasan dari udara. Sistem anti-drone serta anjing pelacak juga akan digunakan untuk mendeteksi bahan peledak dan zat berbahaya lainnya.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan dirinya sangat yakin Meksiko tetap mampu menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 dengan sukses. Ia menilai pengalaman negara tersebut dalam menyelenggarakan turnamen besar menjadi modal penting.
Laga pembuka turnamen dijadwalkan mempertemukan tim tuan rumah, Timnas Meksiko, dengan Timnas Afrika Selatan di Mexico City. Pertandingan itu diperkirakan akan menjadi salah satu momen paling dinanti dalam turnamen.
Jika Timnas Republik Irlandia berhasil lolos dari babak play-off Piala Dunia akhir bulan ini, mereka akan menghadapi Timnas Korea Selatan pada laga pertama di Guadalajara. Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu Meksiko di Mexico City dalam pertandingan grup lainnya.
Pada pertandingan grup lain yang juga digelar di Guadalajara, juara Eropa, Timnas Spanyol, dijadwalkan bertemu Timnas Uruguay. Selain fase grup, Meksiko juga akan menjadi tuan rumah dua pertandingan babak 32 besar serta satu laga babak 16 besar.
(igp)
Load more