Reaksi Penuh Amarah Serie A Lihat Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Korban Serangan Petasan Fans Inter Milan
- Lega Serie A
Jakarta, tvOnenews.com - Operator kasta tertinggi Liga Italia, Lega Serie A, memberikan reaksi atas insiden yang menimpa Emil Audero. Kiper Timnas Indonesia itu jadi korban serangan petasan.
Audero kembali diandalkan sebagai starter oleh Cremonese ketika bermain menghadapi I Nerazzurri di Stadio Giovanni Zini. Duel berlangsung pada Senin (2/2/2026) dini hari tadi WIB.
Inter telah mendominasi sedari awal, dengan Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski telah membuat mereka unggul 2-0 di babak pertama. Skor tersebut tidak berubah hingga akhir.

- REUTERS/Matteo Ciambelli
Namun, insiden mencuri perhatian justru mencuat pada awal babak kedua. Sebuah petasan dilempar dari tribun penonton tandang.
Itu mengincar Audero dan hampir melukai kiper Timnas Indonesia itu. Untungnya, tidak ada dampak signifikan dari insiden tersebut.
Laporan dari Football-Italia mengatakan bahwa Audero mengalami luka bakar kecil di kakinya. Walau begitu, kiper berusia 29 tahun itu tetap bisa melanjutkan permainan hingga akhir.
Insiden ini pun menjadi sorotan utama setelah pertandingan. Bahkan, akun resmi Lega Serie A versi Indonesia memberikan respons penuh amarah.
“Wooyy norak lu,” demikian cuitan dari akun @SerieA_ID di media sosial X. Dalam gambar, Audero terkapar di lapangan yang berasap akibat petasan.
Wooyy norak lu ?#CremoneseInter #SerieA pic.twitter.com/GPanAww1qS
— Lega Serie A (@SerieA_ID) February 1, 2026
Hal ini pun mengundang reaksi dari para netizen Indonesia. Tindakan dari fans Inter tersebut memang dianggap sebagai hal yang tidak beradab.
“Bukan norak lagi, tapi biadap. Semoga pelakunya ditindak dan disanksi seumur hidup,” kata seorang netizen.
“Semoga pelakunya ketemu dan kena banned,” tambah yang lain. “Gimana mau maju ini sepak bola Italia,” timpal netizen lainnya.
Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, pendukung Inter yang berulah itu sudah dikenali. Dia mengalami luka pada tiga jarinya dan dilarikan ke rumah sakit.
Yang bersangkutan akan menerima hukuman berupa dilarang menghadiri pertandingan sepak bola. Itu akan berlaku untuk semua laga Inter, baik kandang maupun tandang.
Load more