Jose Mourinho Bikin Bernabeu Terdiam! Benfica Hancurkan Real Madrid dengan Cara Tak Masuk Akal
- REUTERS/Pedro Rocha
Jakarta, tvOnenews.com - Benfica menciptakan salah satu malam paling gila di Liga Champions musim ini setelah menumbangkan Real Madrid dengan skor 4-2 pada laga terakhir babak kualifikasi, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.Â
Momen paling ikonik datang pada menit ke-90+8 ketika kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol lewat sundulan.
Pertandingan yang digelar di Estádio da Luz itu menjadi penentuan nasib kedua tim. Benfica wajib meraih kemenangan besar demi menjaga asa lolos ke fase selanjutnya, sementara Real Madrid hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar.
Namun, skenario tersebut buyar sejak awal laga berlangsung penuh ketegangan. Real Madrid tampil dominan dan membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-30 lewat aksi Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu sukses menuntaskan peluang dengan penyelesaian apik yang membuat Los Blancos kian dekat dengan target delapan besar.
Gol tersebut sempat membuat Benfica tertekan. Meski begitu, pasukan Jose Mourinho menunjukkan mental kuat. Hanya berselang enam menit, Andreas Schjelderup memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Drama belum berhenti. Menjelang turun minum, Benfica mendapatkan hadiah penalti di masa injury time babak pertama. Vangelis Pavlidis yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Benfica semakin percaya diri. Pada menit ke-54, Schjelderup kembali mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan peluang dari jarak dekat, sekaligus melengkapi brace dan mengubah skor menjadi 3-1.
Real Madrid berusaha bangkit. Empat menit berselang, Mbappe kembali mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2, menjaga asa tim tamu tetap hidup.
Sejak saat itu, laga berjalan semakin panas. Real Madrid terus menekan demi mencari gol penyeimbang, sementara Benfica bertahan disiplin sambil terus memantau perkembangan hasil pertandingan lain yang turut memengaruhi posisi klasemen.
Puncak drama terjadi di masa tambahan waktu. Real Madrid harus bermain dengan 10 orang setelah Raul Asencio diganjar kartu merah. Pada menit-menit terakhir, Benfica mendapatkan tendangan bebas. Seluruh pemain, termasuk kiper Anatoliy Trubin, maju ke kotak penalti.
Keputusan itu berbuah manis. Trubin melompat tinggi dan menyundul bola masuk ke gawang Real Madrid, memastikan kemenangan sensasional 4-2 bagi Benfica sekaligus membuat Estádio da Luz bergemuruh.
Hasil ini membawa Benfica finis di peringkat ke-24 klasemen dan memastikan tiket ke babak play-off Liga Champions. Sementara itu, Real Madrid harus puas turun ke posisi kesembilan dan juga harus melewati fase gugur, menutup malam yang penuh kekacauan dan drama di pentas Eropa.(ant/lgn)
Load more