Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip
- Reuters/Pedro Nunes
Saking buruknya, San Marino harus menunggu bertahun-tahun untuk menang. Ini karena pemain dari negara tersebut bukanlah berprofesi sebagai pesepakbola secara penuh.
Hola, @realmadrid. Es como la tercera o cuarta vez que te escribimos durante este mes pero lo vamos a volver a intentar. Te rogamos, te suplicamos jugar un partido contra ustedes. Nuestros niveles defensivos son bastantes parecidos. Escriban al WhatsApp y arreglamos. Un abrazo.
— San Marino Fútbol ?? (@SanMarinoTeam) January 28, 2026
Terakhir kali San Marino meraih kemenangan adalah di UEFA Nations League 2024/2025. Ketika itu, mereka mengalahkan Liechtenstein dengan skor tipis 1-0.
Sebelum menang atas Liechtenstein, San Marino sempat puasa kemenangan selama 140 laga. Terakhir kali mereka raih hasil positif adalah pada bulan April 2004.
“Hai @realmadrid. Ini ketiga atau keempat kalinya kami menulis kepada Anda bulan ini, tetapi kami akan mencoba lagi. Kami mohon kepada Anda untuk bertanding melawan kami. Level pertahanan kami cukup mirip. Kirimkan pesan kepada kami di WhatsApp dan kami akan mengaturnya. Salam hangat,“ cuit @sanmarinoteam.
Ini bukan menjadi ledekan pertama San Marino terhadap Real Madrid. Sebelumnya, ketika Los Blancos disingkirkan Albacete dari Copa Del Rey, mereka lakukan hal serupa.
“Hai, @realmadrid. Kami melihat kalian tersingkir oleh tim divisi dua dari Spanyol dan kalian kembali mempermalukan diri sendiri,“ kata @sanmarinoteam.Â
“Saya rasa kita berada di posisi yang tepat untuk bermain melawan kalian; saya rasa kita berada di level yang sama karena kita juga sering mempermalukan diri sendiri. Mari kita bermain kapan pun kalian siap. Salam,“ tambahnya.
(han)
Load more