News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Jadi Investasi Macet, Jashari Kini Siap Bayar Lunas Kepercayaan AC Milan Usai Pulih Total

Perjalanan Ardon Jashari bersama AC Milan dimulai dengan tantangan yang tidak ringan. Cedera patah kaki datang terlalu cepat dan memaksa sang gelandang menepi.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:55 WIB
Gelandang AC Milan, Ardon Jashari
Sumber :
  • AC Milan

Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan Ardon Jashari bersama AC Milan dimulai dengan tantangan yang tidak ringan. Cedera patah kaki datang terlalu cepat dan memaksa sang gelandang menunda mimpi besarnya di San Siro.

Didatangkan sebagai bagian dari proyek masa depan Rossoneri, Jashari sejatinya diproyeksikan menjadi poros baru di lini tengah. Namun, hanya tiga pekan setelah kedatangannya, ia harus menepi akibat cedera serius saat latihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bursa transfer musim panas lalu menjadi panggung tarik-ulur antara Milan dan Club Brugge. Setelah negosiasi panjang, kedua klub sepakat pada nilai transfer di atas 30 juta euro untuk pemain internasional Swiss tersebut.

Ekspektasi besar pun langsung mengiringi langkah Jashari. Sayangnya, awal kariernya di Italia justru diwarnai masa pemulihan panjang yang menguras fisik dan mental.

“Setelah hanya tiga minggu, saya mengalami cedera,” ujar Jashari mengenang masa sulit itu dilansir dari Sempremilan. “Pada saat seperti itu, sangat penting memiliki orang-orang hangat di sekitar yang terus mendukung saya.”

Cedera membuat Jashari harus belajar bersabar di tengah ambisi besarnya. Ia menyadari bahwa fokus utama bukan sekadar kembali bermain, tetapi juga memulihkan kondisi secara menyeluruh.

“Hal terpenting adalah tetap fokus dan selalu mengingat untuk klub apa Anda bermain,” katanya. “Dalam kasus saya, AC Milan adalah sebuah mimpi.”

Selama masa pemulihan, Jashari memilih memusatkan perhatian penuh pada proses rehabilitasi. Ia memahami bahwa kembali dari cedera bukan perkara instan, melainkan perjalanan panjang yang menuntut disiplin.

“Saat cedera, itu baru fase pertama,” jelasnya. “Fase kedua yang lebih sulit adalah mengembalikan kondisi fisik ke level sebelumnya.”

Meski harus menyaksikan rekan setim berlatih setiap hari tanpa bisa ikut serta, Jashari berusaha mengambil sisi positif. Pengalaman itu, menurutnya, menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan karier.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Melihat mereka berlatih tanpa bisa bersama-sama memang sulit,” tuturnya. “Namun sekarang saya bisa menghargai periode itu, karena hampir mustahil menjalani karier tanpa pengalaman seperti ini.”

Perlahan, kerja keras Jashari mulai membuahkan hasil. Dalam beberapa pertandingan terakhir, performanya menunjukkan peningkatan signifikan, terutama saat dipercaya mengisi peran regista.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT