Jadi Rekan Setim Emil Audero, Bek Muda Pinjaman AC Milan Ucapkan Terima Kasih kepada Cremonese
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jakarta, tvOnenews.com - Filippo Terracciano menjadi sorotan setelah mengungkapkan pengalaman dan proses perkembangannya selama menjalani masa peminjaman bersama Cremonese. Bek muda milik AC Milan itu menilai periode ini sebagai fase penting dalam perjalanan karier profesionalnya.
Terracciano resmi meninggalkan AC Milan pada bursa transfer musim panas lalu demi mendapatkan kesempatan bermain yang lebih konsisten. Langkah tersebut diambil setelah ia kesulitan menembus skuad utama Rossoneri pada paruh musim sebelumnya.
Kepindahannya ke Milan sendiri sempat memunculkan tanda tanya. Ia direkrut pada bursa transfer Januari, sebuah periode yang kerap menyulitkan pemain baru untuk beradaptasi secara optimal.
Selama berseragam Milan, kontribusi Terracciano memang belum terlihat signifikan. Minimnya menit bermain membuat perkembangannya terhambat, sehingga opsi peminjaman dinilai sebagai solusi terbaik bagi semua pihak.
Cremonese kemudian menjadi pelabuhan berikutnya bagi pemain berusia 22 tahun itu. Sejak awal kedatangannya, Terracciano merasakan kepercayaan besar yang langsung diberikan oleh klub barunya.
Usai laga melawan Fiorentina, Terracciano berbagi cerita tentang pengalamannya tersebut. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Cremonese atas kesempatan yang diberikan sejak hari pertama.
“Saya harus berterima kasih sebesar-besarnya kepada Cremonese atas kepercayaan yang langsung mereka berikan kepada saya,” ujar Terracciano kepada DAZN. “Kami bekerja sangat keras bersama pelatih dan staf, bahkan hingga detail-detail individual.”
Menurutnya, lingkungan di Cremonese sangat mendukung proses pengembangan pemain muda. Ia merasa dilibatkan secara aktif dalam setiap aspek latihan, baik secara kolektif maupun personal.
Terracciano juga menyinggung pengalamannya selama berada di AC Milan. Meski singkat, periode tersebut ia anggap sangat berharga dalam membentuk mentalitasnya sebagai pesepak bola profesional.
“Di Milan, itu adalah periode yang mengajarkan saya banyak hal, bukan hanya secara teknis dan taktis, tetapi juga dari sisi kemanusiaan,” ungkapnya. Ia menilai tekanan dan persaingan di klub besar memberinya perspektif baru.
Saat ini, fokus Terracciano sepenuhnya tertuju pada proses yang sedang ia jalani. Ia menegaskan tidak ingin berhenti berkembang dan bertekad memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
“Saya berada di jalur pertumbuhan dan tidak memiliki niat sedikit pun untuk berhenti,” katanya. “Hanya dengan cara inilah saya bisa mencapai hasil yang saya inginkan.”
Masa depan Terracciano di AC Milan memang masih belum sepenuhnya pasti. Klausul pembelian dalam kesepakatan peminjaman bersifat kondisional, sehingga performanya bersama Cremonese akan menjadi faktor penentu.
Bagi Milan, masa peminjaman ini menjadi bahan evaluasi penting. Klub dapat menilai sejauh mana perkembangan Terracciano sebelum menentukan peran selanjutnya dalam proyek jangka panjang.
Di sisi lain, Cremonese mendapatkan pemain muda yang haus pembuktian. Energi, kedisiplinan, serta keinginan belajar Terracciano menjadi nilai tambah bagi tim sepanjang musim.
Kisah Terracciano mencerminkan perjalanan banyak pemain muda di level tertinggi sepak bola. Tidak semua langsung bersinar, namun mereka yang bersedia menjalani proses sering kali menemukan jalannya sendiri.
Untuk saat ini, Terracciano memilih fokus pada satu hal sederhana, yakni terus berkembang. Ia percaya dengan kerja keras dan kesabaran, peluang yang lebih besar akan datang pada waktu yang tepat.
(sub)
Load more