Drama Kekalahan AS Roma di Bergamo, Gasperini Soroti Blunder Fatal Svilar dan Peluang Emas Dybala yang Gagal Berbuah Gol
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya takluk 0-1 dari Atalanta pada lanjutan Liga Italia 2025/2026, Minggu dini hari WIB. Menurut Gasperini, gol yang menentukan kekalahan Roma tersebut seharusnya bisa dihindari.
Berbicara seusai pertandingan, Gasperini menilai momen kebobolan datang dari situasi yang tidak ideal. Ia mengaku belum sempat meninjau ulang tayangan laga, namun cukup yakin dengan penilaiannya dari bangku cadangan.
“Saya belum melihat ulang jalannya pertandingan, jadi pendapat ini berdasarkan apa yang saya saksikan langsung. Kami tentu kecewa kebobolan gol seperti itu,” ujar Gasperini, dikutip dari laman resmi AS Roma.
Gol tunggal Atalanta tercipta pada menit ke-12 melalui Giorgio Scalvini. Situasi bermula dari sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Roma, Mile Svilar, sehingga bola jatuh tepat di kaki Scalvini yang tanpa ragu menyarangkannya ke gawang.
Kekecewaan Gasperini semakin bertambah karena Roma sebenarnya memiliki peluang emas untuk unggul lebih dulu. Pada menit ketujuh, Paulo Dybala berhasil lolos dan tinggal berhadapan dengan kiper Atalanta setelah Ederson melakukan kesalahan umpan.
Namun, alih-alih menuntaskan peluang tersebut, Dybala memilih mengirim bola kepada Evan Ferguson. Kesempatan itu akhirnya terbuang setelah kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, melakukan penyelamatan penting.
“Itu sulit dinilai dan mungkin juga terasa tidak adil,” kata Gasperini. “Kesalahan seperti ini bisa terjadi pada pemain usia berapa pun, bukan soal muda atau tua. Itu peluang emas, lalu masih ada penyelamatan setelahnya dan beberapa situasi lain ketika kami masuk ke posisi yang bagus.”
Meski gagal membawa pulang poin, Gasperini tetap menemukan sisi positif dari performa anak asuhnya. Ia memuji intensitas permainan Roma yang dinilai cukup baik sejak awal pertandingan.
Pelatih berusia 67 tahun itu menegaskan bahwa timnya telah bekerja keras dan berusaha menampilkan performa terbaik. Menurutnya, Roma beberapa kali berada di momen yang tepat untuk menyamakan kedudukan.
Namun, Gasperini juga tak menampik kualitas Atalanta sebagai lawan. Ia menyebut tim tuan rumah tampil solid dan tangguh, terlebih dengan status mereka yang musim ini masih bersaing di Liga Champions serta finis di posisi ketiga Serie A musim lalu.
Load more