Jadi Benalu AC Milan, Pemain Tak Terpakai Ini Malah Minta Pesangon Miliaran untuk Hengkang dari San Siro
- AC Milan
Jakarta, tvOnenews.com – Klub Liga Italia, AC Milan, tengah mencari jalan keluar terkait masa depan Divock Origi yang masih terikat kontrak mahal hingga Juni 2026.
Sang striker asal Belgia dikabarkan ingin mengakhiri kontraknya lebih awal, namun dengan satu syarat: pesangon senilai dua juta euro atau sekitar Rp34 miliar.
Menurut laporan Calciomercato.com, Origi bertemu langsung dengan Direktur Olahraga AC Milan, Igli Tare, di Casa Milan pada Kamis, 26 Juni 2025 lalu.
Pertemuan itu membahas kemungkinan pemutusan kontrak secara kesepakatan bersama.
Origi saat ini digaji 4 juta euro bersih per musim, dan secara total biaya kotor klub mencapai sekitar 5,2 juta euro per tahun, berkat keringanan pajak dari skema Growth Decree.
Namun, AC Milan tampaknya sudah tidak lagi memasukkan sang pemain dalam rencana skuad musim depan. Untuk itu, pemutusan kontrak menjadi opsi yang dinilai saling menguntungkan.
Sepanjang memperkuat AC Milan, penampilan Divock Origi memang terbilang sangat buruk dengan hanya mencetak dua gol dan memberikan satu assists dari total 36 laga di semua ajang.
Meski demikian, Origi tak mau pergi tanpa kompensasi. Penyerang yang didatangkan dari Liverpool pada 2022 itu meminta 50 persen dari sisa gajinya sebagai uang pesangon.
Dengan kontraknya yang masih tersisa satu tahun, permintaan itu berarti Milan harus mengeluarkan dana sekitar dua juta euro agar bisa melepas Origi lebih cepat.
Saat ini, pihak klub belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan tersebut. Namun dengan ambisi Milan merampingkan skuad dan mengurangi beban gaji, keputusan penting kemungkinan akan segera diambil.
Akankah AC Milan menyetujui tuntutan pesangon demi menutup lembaran Origi yang gagal bersinar di San Siro? Menarik untuk dinantikan.
(sub)
Load more