News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga Italia: Iri dengan Paulo Fonseca, Pelatih Gagal AC Milan Ini Sindir Manajemen Rossoneri

Mantan pelatih gagal AC Milan, Marco Giampaolo merasa jadi korban ketidakadilan di Rossoneri, terutama setelah melihat nasib Paulo Fonseca yang jauh lebih baik.
Minggu, 29 September 2024 - 16:04 WIB
Para Pemain AC Milan di Ajang Liga Champions
Sumber :
  • AC Milan

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih gagal AC Milan, Marco Giampaolo merasa menjadi korban ketidakadilan di Rossoneri, terutama setelah melihat nasib Paulo Fonseca yang jauh lebih baik.

Paulo Fonseca, pelatih asal Portugal, sempat mengalami masa-masa sulit saat menukangi AC Milan, lantaran inkonsistensi performa dan hasil kurang memuaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan dramatis atas Inter Milan dalam Derby della Madonnina seolah menjadi angin segar bagi Paulo Fonseca yang posisinya nyaris terancam.

tvonenews

Tiga poin berharga dari laga tersebut tidak hanya memutus rentetan hasil buruk AC Milan, tetapi juga memberikan kepercayaan diri ekstra bagi tim dan tentunya bagi Fonseca sendiri.

Bayangkan saja, jika tak mampu membawa AC Milan meraih kemenangan, rekor terburuk pelatih di klub sebesar AC Milan akan menjadi cap buruk dalam kariernya.

Namun berkat kemenangan ini, Fonseca kini bisa sedikit lega dan fokus untuk memperbaiki performa tim. Kepercayaan klub pun membuahkan hasil.

Fonseca kembali sukses membawa AC Milan meraih tripoin saat mengalahkan Lecce 3-0 pada lanjutan Liga Italia hari Sabtu kemarin.

Meski demikian, kelegaan Paulo Fonseca dan kepercayaan AC Milan yang kembali terhadap sang pelatih mendapat sambutan sinus dari Marco Giampaolo.

Giampaolo yang lebih dulu dipecat merasa diperlakukan tidak adil, terutama setelah melihat Fonseca yang mendapat kesempatan lebih lama meski dianggap memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda.

"Ada proyek yang dimulai dan dapat dilanjutkan, dan ada pengalaman lain yang berakhir dengan segera," ucap Giampaolo, dikutip dari Sempre Milan.

Mantan pelatih AC Milan, Marco Giampaolo
Mantan pelatih AC Milan, Marco Giampaolo
Sumber :
  • legaseriea.it

 

"Di Rossoneri, saya kekurangan waktu, saya tidak memiliki kesempatan untuk bekerja dengan baik dan mampu meningkatkan berbagai hal," ujarnya menambahkan.

Marco Giampaolo mencatatkan sejarah kurang menyenangkan selama melatih AC Milan. 

Diangkat pada musim panas 2019 dengan harapan membawa angin segar, nasibnya di San Siro justru sangat singkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya dalam waktu 111 hari, atau setara dengan kurang dari empat bulan, ia sudah harus meninggalkan kursi pelatih. 

Rekor ini membuatnya tercatat sebagai pelatih dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah klub.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT