Media Vietnam Terlalu Blak-blakan: Manchester United Menyeret Thomas Frank ke Lumpur: Carrick Bikin Tottenham Spurs Terjun Bebas!
- instagram manutd
Mainoo lalu membelokkan bola ke arah Bryan Mbeumo yang berdiri bebas. Tanpa kawalan, Mbeumo melepaskan tembakan mendatar ke pojok gawang, mengubah skor menjadi 1-0.
Di babak kedua, MU tetap mendominasi. Amad Diallo sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena offside. Casemiro dan Luke Shaw juga bergantian mengancam gawang Vicario.
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-81. Umpan silang Dalot, sentuhan Benjamin Sesko, dan penyelesaian akhir Bruno Fernandes menutup laga dengan skor 2-0.
Ini adalah kemenangan keempat beruntun MU bersama Carrick. Sebuah catatan manis yang membuat manajemen tak bisa lagi menutup mata.
Bahkan muncul pertanyaan baru: apakah Carrick hanya solusi sementara, atau justru jawaban jangka menengah?

- instagram manutd
Rekor Buruk Frank dan Masa Depan yang Dipertanyakan
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang tren negatif Tottenham. Spurs kini tak pernah menang sejak Oktober 2025 dan terdampar di peringkat ke-14 dengan 29 poin. Lebih dari itu, posisi Thomas Frank semakin tertekan.
Pasca kekalahan dari MU, Frank tercatat sebagai manajer dengan persentase kemenangan terendah di antara pelatih yang pernah menangani klub “Big Six” Liga Inggris, hanya 28%.
Angka ini berada di bawah Ruben Amorim (32%), Graham Potter (31%), hingga Roy Hodgson (35%). Sejarah menunjukkan, Premier League nyaris tak memberi ampun.
Hampir semua pelatih dengan catatan serupa, Ralf Rangnick, Frank Lampard, hingga Nuno Espirito Santo, berujung pemecatan.
Data ini membuat masa depan Frank kian suram, terlebih dengan performa Spurs yang menjauh dari zona Eropa.
Manchester United mungkin hanya fokus pada tiga poin. Namun bagi Tottenham, kekalahan di Old Trafford terasa seperti alarm keras.
Dan malam itu, MU bukan hanya mengalahkan Spurs—mereka menyeret Thomas Frank semakin dalam ke lumpur ketidakpastian. (udn)
Load more