Inikah Dafar Pelatih Terburuk Manchester United? Dari Moyes hingga Amorim, Kini Harapan Bernama Michael Carrick
- Antara/ REUTERS / Andrew Winning, instagram Ruben Amorim, Dari Moyes
tvOnenews.com - Manchester United dikenal sebagai salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris dan Eropa. Puluhan gelar domestik dan internasional menjadi bukti kejayaan Setan Merah, terutama di bawah kepemimpinan Sir Alex Ferguson selama lebih dari dua dekade.
Namun, setelah era emas itu berakhir, kursi pelatih justru berubah menjadi titik paling rapuh di Old Trafford.
Dalam lebih dari satu dekade pasca-Ferguson, Manchester United kerap terjebak dalam siklus kegagalan. Deretan pelatih datang dengan reputasi besar, tetapi pergi dengan catatan mengecewakan.
Flashback tujuh pelatih terburuk dalam sejarah MU menjadi pengingat betapa sulitnya mengembalikan klub sebesar United ke jalur kejayaan.
Dari David Moyes hingga Van Gaal: Awal Era Ketidakstabilan
David Moyes menjadi simbol awal keruntuhan pasca-Ferguson. Ditunjuk langsung atas rekomendasi sang legenda, Moyes justru gagal mempertahankan standar juara.

- Antara
Dalam waktu kurang dari satu musim, MU kehilangan identitas permainan, mencatatkan rekor negatif di Old Trafford, dan terlempar dari zona Liga Champions.
Meski sempat mempersembahkan Community Shield 2013, era Moyes dikenang sebagai awal masa suram Setan Merah.
Louis van Gaal datang membawa reputasi elite Eropa. Ia memang mempersembahkan FA Cup 2016—gelar pertama MU pasca-Ferguson—namun gaya bermain yang kaku dan minim hiburan membuat fans frustrasi.
Meski memberi panggung bagi pemain muda seperti Marcus Rashford, performa liga yang inkonsisten membuat manajemen memilih berpisah, hanya dua hari setelah trofi FA Cup diraih.

- KNVB
Nama Lama dan Nama Besar yang Gagal: O’Farrell hingga Mourinho
Jauh sebelum era modern, Frank O’Farrell juga tercatat sebagai salah satu pelatih terburuk MU. Ia gagal mengelola ruang ganti pasca-era Sir Matt Busby, berseteru dengan George Best, dan meninggalkan tim dalam kondisi hampir terdegradasi pada awal 1970-an.
José Mourinho membawa harapan baru dengan mental juara. Ia sukses secara instan dengan tiga trofi pada musim pertamanya, termasuk Europa League 2017.
Load more