Masih Ingat Chicharito? Eks Pemain Andalan MU yang Mengagumi Nabi Muhammad SAW Meski Bukan Muslim
- ANTARA/AFP PHOTO/ANDREW YATES
tvOnenews.com - Nama Javier Hernandez Balcazar atau yang akrab disapa Chicharito pernah menjadi salah satu penyerang paling dikenang dalam sejarah Manchester United era 2010-an.
Posturnya tidak besar, namun naluri golnya tajam.Ā
Ia dikenal sebagai supersub mematikan yang kerap muncul di saat tim membutuhkan gol penentu.
Chicharito direkrut Manchester United dari Chivas Guadalajara pada musim panas 2010.
Banyak pihak sempat meragukan keputusan Sir Alex Ferguson kala itu.
- Kolase Antara/REUTERS/Susana Vera
Ā
Namun keraguan tersebut langsung terpatahkan sejak laga debutnya di Community Shield 2010, ketika gol Chicharito membantu MU menumbangkan Chelsea.
Pada musim pertamanya, penyerang asal Meksiko itu tampil luar biasa.
Ia mencetak 20 gol dari 45 pertandingan, serta berperan penting membawa MU menjuarai Liga Inggris 2010/2011 dan melaju ke final Liga Champions.Ā
Secara total, Chicharito mencatatkan 150 penampilan dan 59 gol bersama Setan Merah, serta meraih dua gelar Premier League (2010/2011 dan 2012/2013).
Namun karier Chicharito mulai berubah setelah Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun.
Kesempatan bermain semakin terbatas, hingga akhirnya ia dipinjamkan ke Real Madrid pada musim 2014/2015.
Meski tidak selalu menjadi starter, Chicharito tetap menunjukkan kontribusi dengan mencetak 9 gol dan 9 assist dari 33 pertandingan, serta ikut membawa Los Blancos menjuarai Piala Dunia Antarklub 2014.
Selepas dari Madrid, perjalanan karier Chicharito membawanya ke Bayer Leverkusen, West Ham United, hingga LA Galaxy.
Meski performanya tak selalu stabil, ia tetap dikenal sebagai pemain profesional dengan dedikasi tinggi.
Pada November 2023, Chicharito akhirnya memutuskan gantung sepatu sebagai pesepak bola.
Di balik ketajamannya di lapangan, Chicharito memiliki sisi lain yang kerap menjadi sorotan: cara berdoanya sebelum pertandingan.
Ia sering terlihat menengadahkan kedua tangan, sebuah gestur yang oleh banyak orang dianggap mirip dengan cara berdoa umat Muslim.
Padahal, Chicharito diketahui berasal dari keluarga Katolik Meksiko yang taat dan tidak memiliki latar belakang lingkungan Islam.
Namun, kebiasaan tersebut bukan tanpa alasan.Ā
Dalam beberapa kesempatan, Chicharito secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Nabi Muhammad SAW.
āSaya bukan seorang muslim, namun sosok manusia terbaik di pandangan saya adalah Nabi Muhammad SAW,ā ungkap Chicharito.
Pernyataan tersebut membuat publik terkejut, terlebih datang dari seorang pesepak bola top dunia non-Muslim.
Ia juga disebut menjadikan ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai sumber inspirasi dalam hidup dan kariernya.
āSaya bukan seorang muslim, tetapi sosok orang terbaik dalam pandangan saya adalah Nabi Muhammad,ā kata Chicharito.
Kekaguman tersebut bahkan sempat memicu protes dari kelompok anti-Katolik, khususnya saat ia masih membela Manchester United.
Meski begitu, Chicharito memilih untuk tetap tenang dan tidak mengubah caranya mengekspresikan doa serta keyakinan pribadinya.
(hap/tsy)
Load more