News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isi Akhir Pekan, Pemain PSS Sleman Gowes di Lereng Gunung Merapi

Para pemain PSS Sleman memiliki cara berbeda untuk mengisi akhir pekan. Mereka memilih aktivitas bersepeda menyusuri kawasan lereng Gunung Merapi, Sleman.
Jumat, 11 November 2022 - 17:21 WIB
Pemain PSS Sleman saat bersepeda (Dok PSS).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Para pemain PSS Sleman memiliki cara berbeda untuk mengisi akhir pekan. Mereka memilih aktivitas bersepeda menyusuri kawasan lereng Gunung Merapi pada Jumat (11/11/2022) pagi.

Anak asuh Seto Nurdiyantoro biasanya menghabiskan akhir pekan dengan menjalani uji tanding dengan beberapa klub lokal. Namun akhir pekan kali ini tim pelatih mengajak para pemain untuk gowes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rute yang diambil para pemain PSS Sleman ini dimulai dari Lapangan Baratan, Candibinangun, Pakem, kemudian naik ke kawasan wisata Kaliurang. Kemudian turun melewati Pasar Pakem, dan kembali ke Lapangan Baratan sebagai titik finish.

“Agenda hari ini biasanya adalah latihan fisik di lapangan dengan berlari. Namun, sesi kali ini diganti dengan bersepeda bersama," kata gelandang PSS, Kim Kurniawan.

Kim mengaku sangat tertantang untuk menaklukkan rute tanjakan menuju kawasan lereng Merapi. Ternyata, rute yang dilalui tidak seenak yang dibayangkan.

"Biasanya saya melihat orang sepedaan ini enak, tapi ternyata tanjakannya lumayan berat,” ujar pemain kelahiran Jerman, 32 tahun lalu itu.

Dijelaskan Kim, kegiatan bersepeda menjadi salah satu hal penting untuk tim. Selain mengasah fisik, juga meningkatkan chemistry antar penggawa Laskar Sembada.

"Menurut saya kegiatan ini sangat bagus karena bisa mencakup beberapa hal yang penting untuk tim. Baik dari segi aktivitas dan kebersamaan antar pemain," ungkapnya.

“Jadi latihannya dapat, fisiknya dapat, keseruannya juga dapat. Bagus buat tim, kebersamaan serta kekompakan dapat juga,” sambung pemain bernomor punggung 23 itu.

Gowes bagi Kim menjadi hal berbeda yang bisa dilakukan pada akhir pekan setelah latihan. Menurut mantan pemain Persib Bandung itu, bersepeda juga menjadi warna baru selain melakukan uji tanding di akhir pekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut saya bersepeda menjadi hal yang berbeda untuk dilakukan di akhir pekan selain uji tanding. Saya melihat juga teman-teman cukup senang dengan adanya kegiatan ini karena sekaligus bisa menyapa warga Sleman," pungkasnya. (Apo/Buz).

 

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
background

Pekan ke-20

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT