GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detail Regulasi I.League Terkait Tambahan Kuota Pergantian Pemain, Persib Bandung Sudah Berada di Jalur yang Benar?

Begini detail regulasi I.League soal kuota tambahan pergantian pemain yang dilakukan Persib Bandung ketika berhadapan dengan Persebaya Surabaya di Super League.
Selasa, 3 Maret 2026 - 13:07 WIB
Persebaya vs Persib
Sumber :
  • Instagram @officialpersebaya

tvOnenews.com - Persib Bandung tengah mendapat sorotan publik setelah melakukan enam kali pergantian pemain ketika ditahan imbang Persebaya Surabaya.

Tidak sedikit yang heran dengan fenomena itu karena normalnya, jatah pergantian pemain dari masing-masing tim adalah lima kali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau begitu, langkah yang dilakukan Persib Bandung tersebut ternyata tidak menyalahi regulasi dari operator liga, sehingga tak ada sanksi yang mengancam mereka.

Lantas, bagaimana detail regulasi pergantian pemain yang dirilis operator liga yakni I.League?

Duel pekan ke-24 Super League antara Persebaya Surabaya vs Persib Bandung berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin malam (2/3), gol dari Persebaya Surabaya dicetak oleh Bruno Moreira dan Francisco Rivera, sedangkan Persib Bandung disumbangkan Luciano Guaycochea serta Andrew Jung.

Akan tetapi, saat laga masih berjalan, ada satu momen langka yang terjadi yaitu Persib Bandung melakukan enam kali pergantian pemain.

Pergantian pemain keenam Persib Bandung dilakukan pada menit ke 88 saat Uilliam Barros digantikan Sergio Castel.

Jika dilihat secara kasat mata, jumlah tersebut melebihi dari jatah yang sudah ditentukan yakni hanya lima kesempatan saja.

Situasi ini jelas menjadi pembicaraan hangat dari kalangan suporter sepak bola di media sosial karena momen tersebut jarang terjadi di kompetisi tanah air. 

Kenapa Persib Bandung Lakukan Enam Kali Pergantian Pemain?

Persebaya vs Persib
Persebaya vs Persib
Sumber :
  • Instagram @officialpersebaya

Pertandingan berjalan normal sampai momen benturan kepala melibatkan pemain dari kedua tim, Catur Pamungkas (Persebaya Surabaya) dan Federico Barba (Persib Bandung).

Insiden itu terjadi pada menit ke-64 saat duel bola udara. Kedua pemain terkapar, namun terkhusus Catur Pamungkas, ia mesti dapat perawatan lebih lanjut hingga ditarik keluar.

Awalnya, Persebaya Surabaya memasukkan Koko Ari Araya. Saat itu, jatah pergantian pemain dari skuad Bernardo Tavares masih tersedia.

Sedangkan Persib Bandung justru tidak melakukan pergantian pemain meski Federico Barba terlibat dalam benturan kepala dengan penggawa Persebaya.

Tapi jelang akhir laga saat kuota pergantian pemain masing-masing tim sudah terpakai, Persib Bandung memasukkan gelandang Sergio Castel.

Dari sini, tak sedikit yang berpendapat bahwa Maung Bandung terancam hukuman WO karena dianggap menyalahi regulasi pertandingan.

Namun faktanya, skuad besutan Bojan Hodak itu justru sama sekali tidak menyalahi regulasi yang dibuat penyelenggara liga. Bagaimana bisa?

Langkah yang Dilakukan Persib Bandung Sudah Sesuai Regulasi

Persebaya vs Persib
Persebaya vs Persib
Sumber :
  • Instagram @officialpersebaya

Normalnya, tim yang melakukan pergantian pemain melebihi jatah yang ditentukan tanpa alasan tertentu, maka bakal dikenakan sanksi WO dengan kekalahan 0-3.

Tapi kasus Persib Bandung kali ini berbeda. Regulasi dari I.League dan IFAB menyebut jika setiap tim diizinkan menambah jatah pergantian pemain jika ada cedera bagian kepala.

Lebih lanjut, hal ini bahkan boleh dilakukan meski masing-masing tim memilih untuk tidak langsung melakukan pergantian pemain setelah insiden terjadi.

Dalam regulasi I.League pasal 47 mengenai Pergantian Pemain poin 2 huruf a, disebutkan bahwa setiap tim awalnya diberi kuota maksimal 5 kali pergantian pemain.

“Saat permainan berlangsung (2x45 menit), setiap klub hanya memiliki 3 (tiga) kali kesempatan waktu pergantian pemain di mana dalam satu kesempatan waktu pergantian bisa melakukan hingga maksimal 5 (lima) pergantian Pemain, tergantung kepada kuota pergantian pemain yang tersisa,” rilis draft regulasi I.League.

Namun, pada poin 2 huruf c ditegaskan bahwa pergantian pemain tambahan di luar kuota yang telah ditentukan baru diizinkan apabila terjadi cedera kepala.

Hal ini sesuai dengan kejadian pada pertandingan semalam, di mana terjadi benturan kepala antara Catur Pamungkas dengan Federico Barba.

“Merujuk kepada LOTG, pergantian pemain tambahan di luar kuota pergantian pemain yang telah digunakan dapat dilakukan apabila terjadi pada cidera kepala,” tambahnya.

Adapun pedoman dalam regulasi I.League mengenai LOTG mengacu pada 'Protokol Permanen Tambahan Mengenai Pergantian Pemain yang Gegar Otak' dari IFAB.

Protokol ini telah disetujui sejak 2 Maret 2024 dan menjadi acuan hukum bagi seluruh laga sepak bola dunia termasuk Super League untuk mengizinkan pergantian pemain tambahan.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pemain yang mengalami cedera atau benturan di kepala agar segera ditarik keluar demi meminimalisir risiko yang lebih serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkaitan dengan penjelasan di atas, maka langkah yang dilakukan Persib Bandung justru sudah sesuai dengan regulasi yang diberikan oleh I.League soal pergantian pemain tambahan di luar kuota awal.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT