Jadi Hari Ulang Tahun Terburuk? Bali United Terancam Dapat Sanksi Usai Tumbang dari Persija Jakarta
- Bali United
Jakarta, tvOnenews.com - Bali United harus melalui hari ulang tahun yang sangat pahit. Selain tumbang di kandang sendiri dalam momen tersebut, skuad Serdadu Tridatu juga terancam mendapatkan sanksi yang mengintai.
Bali United gagal menghadirkan kado manis di hari ulang tahunnya yang ke-11 saat menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-21 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar Minggu malam (15/2/2026) itu justru berakhir dengan hasil mengecewakan bagi tuan rumah.
Momen spesial yang seharusnya menjadi perayaan berubah menjadi suasana muram di Stadion Dipta. Serdadu Tridatu dipaksa mengakui keunggulan tim tamu di depan pendukungnya sendiri.
Ricky Fajrin dan rekan-rekan harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Persija Jakarta. Gol tunggal dalam laga tersebut lahir melalui Gustavo Almeida pada menit ke-8.
Gol cepat itu membuat jalannya pertandingan langsung berubah. Bali United berada dalam tekanan sejak awal dan dipaksa bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.
Secara permainan, duel kedua tim berlangsung cukup berimbang. Namun dalam hal penguasaan bola, Persija sedikit lebih unggul dengan 52 persen, sedangkan Bali United mencatatkan 48 persen.
Keunggulan tipis tersebut cukup menunjukkan bagaimana tim tamu mampu mengontrol ritme pertandingan. Bali United sendiri beberapa kali berupaya membangun serangan, tetapi penyelesaian akhir belum membuahkan hasil.
Selain kekalahan, laga ini juga diwarnai insiden yang merugikan tuan rumah. Terdapat aksi pelemparan botol minuman ke lapangan.
Tak hanya itu, terdapat sejumlah aksi penyalaan flare yang diliputi penyulutan kembang api oleh suporter Bali United yang hadir di laga tersebut.
Peristiwa tersebut berpotensi menyeret klub pada sanksi dari operator kompetisi. Denda finansial pun bisa saja menjadi konsekuensi yang harus ditanggung manajemen.
Bali United terancam mendapatkan sanksi akibat melanggar Kode Disiplin PSSI Pasal 70 ayat (1) terkait pengggunaan flare di dalam stadion.
Sanksi terhadap penggunaan flare diatur dalam Lampiran 1 Kode Disiplin PSSI 2018,yakni Rp 50 juta untuk 1 kali penyalaan, Rp 100 juta untuk 2-5 kali penyalaan dan Rp 200 juta untuk lebih dari 5 kali penyalaan.
Di sisi lain, pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai secara keseluruhan anak asuhnya sudah berusaha keras sepanjang laga. Ia menyebut fokus di awal pertandingan menjadi catatan penting.
Load more