Formasi Diubah Tak Berhasil! Pelatih Semen Padang Beberkan Kekuatan Tersembunyi Arema FC
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic menilai agresivitas lini belakang Arema FC menjadi faktor utama timnya gagal mencetak gol hingga akhirnya menelan kekalahan telak 0-3.
Dalam sesi konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Dejan menyebut para pemain belakang Arema tampil disiplin dan selalu berada di posisi yang tepat untuk mematahkan serangan Kabau Sirah.
“Masalah di pertandingan ini adalah Arema jauh lebih agresif di belakang. Semua pemain mereka melakukan kontak, jatuh, langsung membuang bola, dan kami kehilangan bola,” ujar Dejan.
Menurutnya, ia sebenarnya sudah mencoba mengubah pendekatan taktik dengan mengganti formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2.
Dia mengatakan strategi itu diharapkan mampu memberi tekanan lebih besar melalui dua penyerang yang bermain di area tengah.
Namun, perubahan tersebut belum membuahkan hasil karena pertahanan tuan rumah justru tampil semakin rapat dan sulit ditembus.
Pelatih asal Serbia itu juga mengungkapkan data statistik menunjukkan Semen Padang kehilangan bola setidaknya delapan kali di area 20 meter dekat pertahanan sendiri. Situasi itu membuat lini belakang mudah dieksploitasi pemain Arema.
Salah satu dampaknya terlihat pada gol pembuka tuan rumah yang dicetak Joel Vinicius pada menit ke-29.
Gol bermula dari lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Johan Alfarizi. Bola kemudian dialirkan lewat umpan pendek dan disambut sundulan Valdeci Moreira ke arah Gustavo Franca.
Franca kemudian melakukan sprint dan seharusnya bisa dihentikan bek Semen Padang Jaime Ocampo. Namun ia terjatuh saat mencoba mengadang, sehingga Franca leluasa mengirim umpan ke kotak penalti yang diselesaikan Joel Vinicius menjadi gol tap-in.
Meski kalah, Dejan menegaskan timnya tetap menunjukkan perkembangan dan akan segera melakukan evaluasi untuk laga berikutnya.
“Sekali lagi saya bilang tim ini sudah ada progres. Kemarin kami menang, hari ini kalah, dan harus memperbaiki untuk pertandingan ke depan,” katanya.
Sementara itu, pemain Semen Padang Ripal Wahyudi menilai evaluasi cara bermain menjadi fokus utama tim setelah laga tersebut. Ia berharap timnya bisa tampil lebih baik saat menjalani pertandingan kandang melawan Malut United.
Load more