Gol Dianulir hingga Tumbang dari Arema FC di Kandang Sendiri, Gustavo Almeida: Terasa Seperti Mau Meninggal
- tvonenews-Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Penyerang Persija Jakarta, Gustavo Almeida, mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap golnya yang dianulir wasit saat menghadapi Arema FC. Hal itu pun berujung kekalahan dari Singo Edan di hadapan pendukung sendiri.
Seperti yang diketahui, Persija Jakarta harus tumbang dari Arema FC. Momen itu terjadi dalam lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Tuan rumah Macan Kemayoran menelan kekalahan 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Minggu (8/2/2026) malam WIB.
Persija sebetulnya sempat unggul terlebih dahulu berkat sepakan Gustavo Almeida. Namun sayang, gol tersebut harus dianulir akibat Emaxwell Souza, sang pemberi assist terkena offside.
Hal itu seperti bencana bagi skuad asuhan Mauricio Souza. Pasalnya, setelah gol itu dianulir, Arema FC justru bangkit hingga mampu menjebol gawang Carlos Eduardo sebanyak dua kali.
Saat disinggung terkait golnya yang dianulir wasit, Gustavo Almeida mengungkapkan rasa kekecewaannya. Ia menilai jika itu menjadi momen buruk bagi dirinya.
Gustavo Almeida mengaku jika perasaannya campur anduk, bahkan seperti mau meninggal saat mengetahui golnya dianulir.
Pasalnya, SUGBK sempat bergemuruh saat terciptanya gol tersebut. Dirinya bahkan sempat melakukan berselebrasi bersama The Jakmania yang hadir.
"Bagi saya sebagai seorang pemain itu adalah momen yang buruk. Saya pikir bagi semua pemain ketika golnya dibatalkan, Anda berpikir Anda meninggal," ujar Gustavo Almeida saat ditemui di PJ Arena, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
"Namun, itulah sepakbola. Ketika saya mencetak gol, semua orang di stadion berteriak. Bahkan, hampir runtuh. Itu adalah atmosfer yang sangat bagus karena stadion juga penuh," tambahnya.
Meski demikian, striker asal Brasil itu memilih tetap tegar. Menurutnya, segala sesuatu bisa terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Ia menilai bahwa hal yang paling penting adalah bisa tetap fokus selama 90 menit waktu pertandingan. Dirinya pun berharap Persija bisa segera bangkit setelah kekalahan di kandang sendiri.
Gustavo Almeida berharap Macan Kemayoran bisa meraih kemenangan dan mendapatkan tiga poin di sejumlah laga mendatang.
"Namun, setelah dibatalkan, saya merasa (kecewa). Namun, itu tidak apa-apa, itulah sepakbola, itu bukan yang pertama, ini bisa terjadi. Saya pikir hal-hal seperti itu bisa terjadi," kata Gustavo.
Load more