News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kilas Balik Laga Perdana Persija vs Persib, Ternyata Begini Awal Mula El Clasico Indonesia

Bukan sekadar rivalitas suporter. Inilah kisah awal pertemuan Persija vs Persib yang melahirkan El Clasico Indonesia di Liga 1.
Jumat, 9 Januari 2026 - 17:38 WIB
Susunan Pemain Persib Vs Persija: Adu Tajam David da Silva dan Marko Simic
Sumber :
  • Persib

tvOnenews.com - Big match Persib Bandung vs Persija Jakarta akan segera hadir pada matchday pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan yang sangat ditunggu-tunggu ini akan digelar pada Minggu (11/1/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, rivalitas Persija Jakarta dan Persib Bandung bukan sekadar cerita tentang panasnya laga 90 menit di atas lapangan.

Lantas, kapan sebenarnya awal mula rivalitas kedua tim ini?

Jauh sebelum istilah El Clasico Indonesia populer di era Liga 1, perseteruan dua klub ini ternyata telah dimulai sejak masa kolonial Belanda. Yang mana menjadikannya salah satu rivalitas tertua di Asia Tenggara.

Pertemuan Persija dan Persib selalu memantik emosi, sejarah, dan gengsi dua kota besar yang menjadi poros sepak bola nasional, Jakarta dan Bandung.

Berdasarkan arsip RSSSF (Rec.Sport.Soccer Statistics Foundation), duel Persija dan Persib pertama kali tercatat pada era kolonial.

Saat itu, Persija masih bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ), sementara Persib dikenal sebagai Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB).

Kedua klub ini bukan hanya rival, tetapi juga bagian penting dari sejarah lahirnya sepak bola Indonesia.

VIJ dan BIVB tercatat sebagai dua dari tujuh klub pendiri PSSI yang resmi berdiri pada tahun 1930, di bawah gagasan Ir. Soeratin Sosrosoegondo.

Perserikatan (kompetisi nasional pertama Indonesia) menjadi panggung awal panasnya duel ini.

Pada edisi perdana Perserikatan yang digelar di Solo, VIJ sukses menaklukkan BIVB dengan skor 3-1 di laga krusial.

Hasil tersebut tak sekadar menentukan juara, tetapi juga menanam benih rivalitas panjang.

Sejak era 1930-an hingga 1970-an, Persija dan Persib silih berganti mendominasi Perserikatan, memperkuat gengsi dan identitas masing-masing klub.

Sering disalahpahami, rivalitas Persija vs Persib bukan lahir dari konflik suporter.

Ketegangan di tribun baru muncul jauh belakangan, terutama dalam satu dekade terakhir.

Akar rivalitas sejatinya adalah kompetisi prestasi, sejarah panjang, dan simbol supremasi dua kota besar. 
Jakarta dan Bandung sejak dulu menjadi barometer perkembangan sepak bola nasional—baik dari segi organisasi, kualitas pemain, hingga basis pendukung.

Memasuki era Liga Indonesia dengan berbagai format—Liga Indonesia, ISL, hingga Liga 1, persaingan Persija dan Persib tetap terjaga.

Data historis mencatat, duel kedua tim telah mencapai lebih dari 170 pertemuan resmi di semua ajang nasional.

Setiap laga nyaris selalu sarat drama, mulai dari gol ikonik, keputusan kontroversial, hingga atmosfer stadion yang membara.

Sejarah panjang itu akan kembali hidup saat Persib Bandung dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada Minggu, 11 Januari 2026.

Laga ini kembali menyedot perhatian publik karena bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga kelanjutan rivalitas klasik lintas generasi.

Di tengah persaingan papan atas dan ambisi masing-masing tim untuk menjaga konsistensi, El Clasico Indonesia kali ini diprediksi kembali menyajikan duel ketat, baik dari sisi taktik, mental, maupun atmosfer pertandingan.

Persija vs Persib adalah cerita tentang sepak bola Indonesia itu sendiri.

Dari lapangan tanah era kolonial hingga stadion modern Liga 1, rivalitas ini terus hidup dan berevolusi.

Selama Jakarta dan Bandung masih menjadi denyut utama sepak bola nasional, El Clasico Indonesia akan selalu relevan.

Sementara itu, saat ini kedua tim sedang bersaing ketat di papan klasemen BRI Super League 2025/2026.

Persija menempati peringkat ke-2 dengan raihan 35 poin. Di mana Macan Kemayoran unggul selisih gol atas Persib yang berada di posisi ke-3 yang juga meraih 35 poin.

Hasil pertandingan akhir peka inilah yang akan menentukan posisi kedua tim di klasemen nantinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan tim pemenang juga memiliki peluang naik ke puncak klasemen apabila Borneo FC kalah saat kontra Persita.

(tsy)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT