3 Aksi Pelanggaran 'Horor' di Sepak Bola Indonesia dalam Satu Pekan, Berbuah Sanksi Larangan Seumur Hidup
- Youtube 78 SPORTAIMENT/PSSI Jawa Timur
tvOnenews.com - Sejumlah aksi pelanggaran brutal kembali terjadi di sepak bola Indonesia. Lebih parahnya lagi, rentetan peristiwa ini terjadi hanya dalam waktu dua hari saja.
Kejadian ini tentu membuat tujuan dari federasi hingga seluruh elemen sepak bola untuk menjaga nilai-nilai sportivitas kembali dipertanyakan.
Jagat media sosial dihebohkan dengan beberapa insiden memilukan, khususnya di olahraga sepak bola. Pelanggaran serius jadi faktor utamanya.
Momen ini bahkan berlangsung ketika pertandingan tengah berjalan sengit. Pemain yang tidak sportif tadi bertindak brutal hingga membuat lawannya tersungkur.
Beragam pertanyaan muncul dari suporter karena tendensi pemain ini tampak sengaja ingin mencederai lawannya. Hal ini cukup berbahaya karena bisa berakibat fatal.
PSSI selaku otoritas tertinggi kemudian memberikan sanksi denda hingga larangan bermain seumur hidup kepada pemain yang bersangkutan.
Lalu, kasus pelanggaran brutal apa saja yang terjadi di sepak bola Indonesia dalam satu pekan terakhir? Berikut ulasannya.
1. Putra Jaya Pasuruan vs Perseta 1970 Tulungagung (Senin, 5 Januari 2026)
- Youtube PSSI Jawa Timur/Instagram @ps.putrajaya
Dalam lanjutan babak 32 besar Liga 4 Jatim, Putra Jaya Pasuruan berhadapan dengan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (6/1).
Laga yang berkesudahan 7-2 untuk Perseta ini terdapat momen mengerikan di tengah laga. Bagaimana tidak, pemain Putra Jaya melakukan tindakan tak terpuji.
Hilmi Gimnastiar melayangkan tendangan kungfu ke bagian dada pemain Perseta Firman Nugraha hingga harus diberikan perawatan di ambulans.
Aksi memalukan Hilmi Gimnastiar membuatnya dipecat dari Putra Jaya. Ia juga didenda oleh PSSI senilai Rp2,5 juta dan larangan bermain seumur hidup.
2. Bhayangkara FC vs Dewa United (Senin, 5 Januari 2026)
- X @VidioSports
Jelang berakhirnya laga Bhayangkara FC vs Dewa United, Rafael Struick tiba-tiba menendang bola dengan keras ke arah Ilija Spasojevic yang tengah terjatuh.
Kejadian ini kemudian mendapat reaksi keras dari warganet bahkan media Belanda lantaran status Rafael Struick yang merupakan pemain berlabel Timnas Indonesia.
Wasit kemudian mengusir Rafael Struick dari lapangan setelah menerima kartu merah. Belum ada rilis resmi soal sanksi atas aksi tidak sportif tersebut.
Namun di media sosial, Rafael Struick mengirim pesan kepada Ilija Spasojevic untuk meminta maaf dan mengatakan tak ada niatan khusus atas peristiwa kemarin.
3. KAFI FC vs UAD (Selasa, 6 Januari 2026)
- Youtube 78 SPORTAIMENT
Insiden memalukan kembali terjadi di Liga 4. Setelah duel Putra Jaya Pasuruan vs Perseta, momen memalukan terjadi saat KAFI FC berhadapan dengan UAD.
Pada menit ke-73, pemain KAFI FC Dwi Pilihanto Nugroho mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengarah ke wajah lawannya dari UAD yaitu Amirul.
Yang lebih mengherankan lagi, wasit hanya memberikan peringatan kartu kuning saja untuk Dwi Pilihanto Nugroho sehingga menimbulkan kecaman dari warganet.
PSSI Asprov DI Yogyakarta lalu bertindak tegas dengan memberikan sanksi denda Rp1 juta dan melarang Dwi Pilihanto Nugroho beraktivitas di sepak bola seumur hidup.
(han)
Load more