News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Robertino Pugliara? Mantan Playmaker Persib dan Persija yang Kini Fokus pada Kehidupan di Luar Lapangan

Robertino Pugliara, mantan playmaker Persib dan Persija, kini jalani kehidupan berbeda usai pensiun. Simak kisah lengkapnya di sini.
Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:45 WIB
Robertino Pugliara saat masih membala Persib Bandung dan Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram @robertino_rp10

tvOnenews.com - Nama Robertino Pugliara pernah menjadi bagian tak terpisahkan dari romantisme Liga Indonesia, khususnya pada era 2000-an hingga awal 2010-an. 

Gelandang serang asal Argentina ini dikenal sebagai sosok kreatif di lini tengah, dengan visi bermain dan umpan akurat yang kerap memanjakan lini depan tim-tim yang dibelanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak banyak pemain asing yang memiliki perjalanan karier seberagam Robertino Pugliara di Indonesia. 

Ia tercatat pernah mengenakan jersey tiga klub raksasa Tanah Air yakni Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya. 

Sebuah pencapaian yang hanya bisa disandingkan dengan nama Makan Konate.

Awal Karier hingga Mendarat di Indonesia

Lahir di Buenos Aires pada 21 Februari 1984, Robertino Gabriel Pugliara memulai karier profesionalnya di salah satu klub elite Argentina, San Lorenzo. 

Meski sempat mencicipi menit bermain, ia kemudian memilih hijrah ke Talleres de Córdoba pada 2004 demi mendapatkan peran yang lebih besar.

Langkah itulah yang secara tak langsung membawanya ke Indonesia. Persija Jakarta menjadi pelabuhan pertamanya di Tanah Air pada 2007.

Saat itu, Robertino dipercaya mengisi peran vital sebagai pengatur serangan dan sukses menjadi pengganti sepadan bagi Lorenzo Cabanas yang hengkang ke Persib Bandung.

Bersama Persija, ia menjalani dua periode penting (2007–2009 dan 2011–2013) dan menjelma sebagai salah satu playmaker asing paling konsisten di liga.

Melanglang Buana di Liga Indonesia

Setelah dari Persija, perjalanan Robertino di Indonesia berlanjut ke berbagai klub besar dan tradisional.

Ia sempat membela Persiba Balikpapan, PSM Makassar, Persipura Jayapura, hingga akhirnya berseragam Persib Bandung.

Petualangannya sempat terhenti sejenak ketika ia mencoba peruntungan di India bersama Pune City. 

Namun kecintaannya pada sepak bola Indonesia membuat Robertino kembali. Kali ini, Persebaya Surabaya menjadi destinasi berikutnya.

Menariknya, meski sudah menginjak usia 34 tahun, Robertino justru tampil impresif bersama Persebaya.

Permainannya terlihat matang dan efektif, seolah ia menemukan kembali masa emasnya.

Sayang, periode tersebut tak berlangsung lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cedera dan Keputusan Pensiun

Sebuah tekel keras dari pemain lawan menjadi titik balik dalam kariernya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT