News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangga Bisa Bawa Tim ke Piala Dunia, Bek Persib Sebut Penantian 40 Tahun Irak Terbayarkan

Usai bertugas bersama Singa Mesopotamia, pemain 32 tahun ini sudah kembali ke klub. Frans Putros telah hadir berlatih bersama pemain Persib untuk menatap sisa laga di Super League 2025/2026.
Kamis, 9 April 2026 - 14:07 WIB
Pemain Persib Bandung Frans Putros
Sumber :
  • tvOnenews-Dwi RB

Bandung, tvOnenews.com - Bek Persib, Frans Putros bangga bisa mengantarkan timnas Irak ke Piala Dunia 2026. Di laga play off, Timnas Irak menekuk Bolivia dan berhak mendapatkan satu tiket di putaran final.

Usai bertugas bersama Singa Mesopotamia, pemain 32 tahun ini sudah kembali ke klub. Dia nampak hadir berlatih bersama pemain Persib untuk menatap sisa laga di Super League 2025/2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aura bahagia terpancar dari wajah Putros. Dirinya sedang dalam kondisi psikologis yang bagus karena berhasil mencetak sejarah dengan membawa lagi Tim Nasional Irak ke turnamen sepakbola terakbar ini.

"Tentunya sangat bangga. Tentu saja sangat senang. Sudah 40 tahun kami tidak lolos, dan terakhir kali tahun 1986 di Meksiko," kata Putros saat diwawancara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis (9/4/2026).

Pada laga play off antar benua di Meksiko, Timnas Irak unggul 2-1 atas Bolivia. Menurutnya kemenangan itu menjadi momen yang tidak terlupakan meski cuma duduk di bangku cadangan.

"Jadi itu jadi momen yang sangat membanggakan bagi saya, bagi seluruh tim, dan bagi semua rakyat Irak, dan keluarga saya di rumah. Itu sangat spesial dan sesuatu yang akan saya ingat selamanya," lanjutnya.

Nantinya di Piala Dunia 2026, Irak masuk ke Grup I bersama Prancis, Senegal dan Norwegia. Banyak yang menyebut ini adalah grup neraka karena persaingan sengit negara-negara di dalamnya.

Mengenai hal itu, Putros tidak membantah bahwa ini akan menjadi rintangan berat bagi negaranya. Namun dirinya juga tidak memedulikan itu dan yang paling penting adalah bisa berjuang di Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menantikan menjadi bagian dari Piala Dunia, menjadi bagian dari para pemain hebat di turnamen itu. Tidak semua pemain bola bisa merasakan ini di dalam dalam karir mereka," jelasnya.

"Ini sangat spesial, bagi saya, hal terbesar yang bisa dicapai adalah bermain di Piala Dunia. Jadi, saya tak peduli siapa lawan kami, saya hanya ingin menjadi bagian dari itu dan semoga membawa pulang banyak kenangan indah dari sana," pungkasnya.(dwi/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT